TERAS7.COM – Komisi I DPRD Kabupaten Banjar kembali mendorong percepatan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) sebagai langkah memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika di daerah, Kamis (21/05/2026).
Ketua Komisi I DPRD Banjar, Amiruddin, mengatakan persoalan narkotika masih menjadi salah satu tantangan serius yang dihadapi Kabupaten Banjar. Kondisi tersebut turut menjadi pembahasan dalam rapat dengar pendapat bersama Satpol PP, Polres Banjar, dan Kodim 1006/Banjar.
Menurutnya, keberadaan BNNK sangat dibutuhkan untuk mendukung penanganan narkotika secara lebih terfokus dan terkoordinasi di tingkat daerah.
“Peredaran narkotika masih menjadi perhatian serius. Karena itu keberadaan BNNK menjadi kebutuhan yang harus segera diwujudkan,” katanya.
Amiruddin mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Banjar bersama DPRD berencana kembali melakukan koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) guna menindaklanjuti usulan pembentukan BNNK yang telah diajukan sebelumnya.
Ia menjelaskan, proses pembentukan lembaga tersebut sempat terkendala sejumlah persyaratan administrasi yang belum lengkap. Namun berbagai dokumen pendukung saat ini terus diupayakan untuk segera dipenuhi.
Selain itu, DPRD juga mendorong adanya komunikasi yang lebih intensif dengan BNN pusat agar usulan tersebut mendapat perhatian dan dapat segera direalisasikan.
Dengan luas wilayah Kabupaten Banjar yang mencapai sekitar 4.000 kilometer persegi, Amiruddin menilai keberadaan BNNK akan sangat membantu penguatan pengawasan, pencegahan, hingga penindakan terhadap kasus penyalahgunaan narkotika.
“Kami berharap seluruh pihak memiliki kepedulian yang sama terhadap ancaman narkoba karena dampaknya sangat besar bagi masyarakat,” pungkasnya.