TERAS7.COM – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mengusulkan penguatan fasilitas umum dan aksesibilitas di kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru seiring meningkatnya jumlah masyarakat yang berkunjung ke kawasan tersebut.
Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustakimah, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung perlu diimbangi dengan penyediaan sarana pendukung yang memadai, terutama transportasi umum yang terintegrasi.
“Kami mengusulkan penyediaan fasilitas umum seperti halte bus Trans Banjarbakula agar aksesibilitas masyarakat menjadi jauh lebih mudah dan terintegrasi secara menyeluruh,” ujarnya saat Rapat Kerja bersama BRIDA Provinsi Kalsel, Selasa (04/08/2026).
Menurut Mustakimah, kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas pemerintahan, tetapi juga mulai berkembang menjadi ruang publik yang banyak dimanfaatkan masyarakat, termasuk di kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Kebun Raya Banua.
Ia menilai penguatan fasilitas umum menjadi langkah penting untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung pengembangan kawasan secara lebih terencana.
Kepala BRIDA Provinsi Kalsel, Thaufik Hidayat, menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan kesiapan BRIDA untuk menyusun kajian pengembangan kawasan secara komprehensif, termasuk integrasi transportasi umum dan penguatan sarana pendukung.
Melalui kajian tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat menghadirkan kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel yang lebih mudah diakses, nyaman, serta mampu mendukung aktivitas pelayanan publik dan pengembangan potensi wisata di Banjarbaru.