TERAS7.COM – Kelurahan Tanjung Rema Darat saat hujan turun lebat warga di Jalan Pintu Air Rt 9 hingga Rt 11 selalu direpotkan dengan aliran air deras hingga masuk dalam rumah
Keluhan warga kini di respon Pemkab Banjar, melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruamg dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar merencanakan untuk pembangunan drainase.
Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPRP Kabupaten Banjar,Iwan Junaidi melalui Hamidhan Nooryansyah selaku Kasi Drainase Operasional dan Pemeliharaan, mengatakan pembangunan drainase di samping ruas Jalan Pintu Air tersebut segera dikerjakan dengan panjang 298 meter berdasarkan rencana kontrak.
“Titik outlet pembangunan di samping Jembatan Pintu Air, tepatnya di depan Pondok Lesehan Intan sampai di titik akhir melewati Gg Fatmaraga I, sumber anggaran dari APBD Murni Tahun Anggaran (TA) 2023 dengan nilai Rp 626.355.214,” ungkapnya, Jumat (07/04/2023).
Ia melanjutkan untuk rencana dari pengerjaan akan dimulai 5 April 2023 sesuai dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).
“Saat ini penyedia masih tahap persiapan awal, karena ruas jalan tersebut padat arus lalulintas, untuk metode pengerjaannya terlebih dahulu akan mempersiapkan material fabrikasinya, sebelum melakukan penggalian, efektif pengerjaan kemungkinan setelah Lebaran Idul Fitri,” jelasnya.
Hamidhan mengontruksikan volume drainase akan dibangun selebar 60 cm dengan ketinggian 80 cm menggunakan penutup plat fabtikasi yang memiliki lubang resapan air.
“Pada jarak tertentu akan kita pasang grill tempat resapan air,” ujarnya.
Sementara itu Kasi Datun Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar, Echo Aryanto Pasodung menjelaskan dalam hadirnya pada kegiatan MC-0 tersebut untuk memastikan dari gambaran perencanaan pembangunan drainase nantinya sesuai fakta dilapangan.
“Karena itu perlu dilakukan pendamping hukum atau Legal Assistance,sehingga pada saat dilakukan MC-0 seluruh pihak terkait, baik PPK, Konsultan Perencana, Pelaksanaan, hingga pengawal teknis kegiatan terjun langsung ke lapangan guna menghindari potensi kelebihan atau kekurangan volume pengerjaan,” pungkasnya.