TERAS7.COM – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Republik Indonesia Tahun 2021 ini masih harus dilakukan di tengah pandemi Covid-19.
Meskipun dilakukan ditengah pandemi Covid-19 dan juga adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), banyak hal yang menarik yang bisa dilakukan.
Seperti hal yang akan dilakukan dari Jelajah Tabalong bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Tabalong, yang akan menggelar pengibaran bendera Merah Putih berukuran 12 x 6 meter di tebing Ampik, Desa Garagata, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong.
Bendera Merah Putih berukuran raksasa ini yang akan dikibarkan di Tebing Ampik yang memiliki ketinggian kurang lebih 100 meter pada 17 Agustus nanti, akan melibatkan 6 wanita pemanjat yang akan menjadi pengibar utamanya.
Menurut, Ketua Panitia Pelaksana, M. Arsyad, pihaknya memilih pemanjat wanita agar isi kegiatan tidak terlalu monoton, karena pada pelaksanaan tahun sebelumnya menggunakan pemanjat pria.
Selain itu juga, pihaknya ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa olahraga panjat tebing dapat dilakukan oleh siapapun, tentunya dengan prosedur keamanan yang sesuai standar.
“Jadi, panjat tebing ini bukan hanya dilakukan oleh pria akan tetapi wanita juga bisa melakukannya,” ujarnya, di Venue Panjat Tebing FPTI Tabalong, Pembataan, Tanjung. Minggu, (15/8/2021).
Enam pemanjat wanita yang dilibatkan kali ini, tambahnya, merupakan mahasiswi dari salah satu kampus yang ada di Tabalong yang rutin mengikuti kegiatan pecinta alam di kampusnya.
Sehingga tidak terlalu sulit untuk melatihnya, karena mental mereka sudah terbentuk saat mengikuti pendidikan pecinta alam.
Namun begitu, latihan rutin tetap diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
“Sebelum mengibarkan di tebing nanti, mereka berenam kita latih secara rutin setiap harinya. Latihan sudah kita laksanakan sejak 10 agustus kemarin, kadang latihan pagi, kadang juga sore di dinding panjat FPTI Tabalong,” jelasnya.
Nantinya pada saat kegiatan berlangsung akan dilaksanakan secara sederhana, peserta terbatas dan menerapkan protokol kesehatan, mengingat Tabalong statusnya saat ini masih PPKM Level 3.
“Untuk kegiatan ini juga sudah mereka koordinasikan dengan Satgas Covid-19 – 19 setempat,” sampainya.
Meski digelar secara sederhana dan terbatas, Ia berharap ingin agar semangat kemerdekaan Republik Indonesia tetap terjaga.
“Jangan sampai pandemi menyurutkan niat kita untuk menunjukkan kecintaan kepada NKRI,” tegasnya.