Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Hadiah Gubernur Jenderal Belanda, Ini Ranjang Peninggalan Datu Kelampaian
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Hadiah Gubernur Jenderal Belanda, Ini Ranjang Peninggalan Datu Kelampaian

Rizki Saputera
Rizki Saputera 7 Juni 2019, 11.25
Share
DCIM0521 scaled
SHARE

TERAS7.COM – Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampaian, ulama kharismatik asal tanah Banjar telah wafat kurang lebih 213 tahun yang lalu.

Selain mewariskan ilmu agama Islam yang ia timba dari Tanah Suci pada masyarakat Banjar, zuriatnya pun bertebaran di penjuru Kalimantan Selatan.

Zuriat Datu Kelampaian yang jumlahnya besar pun banyak yang menjadi ulama besar dan melanjutkan dakwahnya seperti KH. M. Zaini bin Abdul Ghoni atau Guru Sekumpul dan KH. Muhammad Arifin Ilham yang baru saja berpulang.

Tak hanya mewariskan ilmu dan meninggalkan zuriat yang cukup banyak, Datu Kelampaian juga meninggalkan alat-alat dan pekakas rumah tangga pada zuriatnya.

DCIM0538
Selain ranjang, Datu Kelampaian juga mendapatkan hadiah cermin dari Gubernur Jenderal VOC di Hindia Belanda, Petrus Albertus Van Der

Diantaranya adalah Ranjang dan Cermin milik Datu Kelampaian yang Teras7.com berhasil liput jelang pelaksanaan Haul Datu Kelampaian ke 213 pada Jum’at siang (7/6).

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Peninggalan Datu Kelampaian ini berada di kediaman Alm. H. Sirajuddin yang berada di Samping Mesjid Tuhfaturroghibun, Desa Dalam Pagar Ulu, Kecamatan Martapura Timur, yang sekarang ditempati Haji Mahjuri, salah satu zuriat ke 8 dari Datu Kelampaian.

H. Mahjuri mengatakan ranjang dan cermin peninggalan Datu Kelampaian ini merupakan hadiah dari Gubernur Jenderal VOC di Hindia Belanda, Petrus Albertus van Der (1761-1775) saat singgah di Batavia dalam perjalanan pulang menuju Tanah Banjar.

DCIM0535
H. Mahjuri mengatakan tak semua bagian ranjang ini masih asli, seperti Bubungan ranjang yang merupakan tambahan

“Beliau mendapatkannya dari Gubernur Belanda di Jakarta. Ranjang ini menjadi mahar kawin Datu Kelampaian dengan Ratu Aminah binti Pangeran Thoha setelah tiba dari Mekkah. Ranjang ini sendiri belum pernah dipindahkan dari sini,” ceritanya.

Peninggalan ini sendiri ujarnya diwariskan ke anak Datu Kelampaian dan Ratu Aminah, yaitu Pangeran Ahmad Mufti, lalu diwariskan ke H. Muhammad Khatib dan terakhir diwariskan ke keturunan H.A. Musyaffa Khatib hingga sampai sekarang.

“Ranjang ini masih terawat baik dan perawatannya tidak sulit. Ranjang ini kemungkinan dari bahan kayu jati dan telah berumur lebih dari 250 tahun. Hanya ranjang dipan dan tiang berbentuk lilitan saja yang asli, sedangkan kasur, alas kasur dan bubungannya bukan lagi yang asli,” terangnya.

DCIM0542
Ranjang peninggalan Datu Kelampaian ini masih terawat dengan baik

Ranjang ini sendiri memiliki panjang kurang lebih 1,9 meter dan lebar kurang lebih 1,2 meter dalam ruangan yang memiliki luas 2,5 meter kali 4 meter.

H. Mahjuri menambahkan sehari-harinya ranjang ini masih digunakan dan sering dikunjungi para tamu yang ingin melihat peninggalan Datu Kelampaian ini.

Selain ranjang dan cermin, ada beberapa peninggalan lain yaitu tongkat dan baju yang dibagi dan disimpan diantara zuriat Datu Kelampaian yang ada di Desa Dalam Pagar Ulu.

DCIM0550
H. Bawai yang mendapat warisan tongkat Datu Kelampaian

Salah satunya adalah H. Bawai yang juga salah satu keturunan Datu Kelampaian yang memegang peninggalan lain berupa tongkat.

Sayangnya H. Bawai tidak memberikan izin bagi awak media untuk mempublikasikan tongkat peninggalan ulama penulis kitab Sabilal Muhtadin ini.

“Saya tak berani mengizinkan dipublikasikan, kalau mau pegang boleh, sedangkan kalau di foto untuk koleksi pribadi saja. Takutnya kalau apa yang saya sampaikan mengenai tongkat ini salah, karena ayah saya tak sempat mengisahkan riwayat tongkat ini pada saya. Tongkat ini juga pernah di bawa dari kampung ini karena di pinjam selama setengah hari oleh Almarhum Guru Sekumpul,” ujar H. Bawai.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love1
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
6 Reviews 6 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?