TERAS7.COM – Suasana penuh suka cita menyelimuti warga Desa Hingan Tokung, Kecamatan Barito Tuhup Raya. Bupati Murung Raya, Heriyus Midel Yoseph, S.E., secara resmi meresmikan penyalaan listrik PLN di 22 desa yang tersebar di tiga kecamatan pada Rabu (10/9). Rinciannya, 4 desa di Kecamatan Tanah Siang, 9 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Laung Tuhup, serta 8 desa di Kecamatan Barito Tuhup Raya kini telah terhubung jaringan listrik PLN.
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan apresiasi atas terwujudnya pembangunan listrik desa (Lisdes). Ia menilai keberhasilan ini adalah hasil kerja sama Pemerintah Daerah, Kementerian ESDM, PLN, dan berbagai pihak yang berkomitmen menghadirkan terang hingga ke pelosok.
“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengucapkan terima kasih kepada PLN Kalselteng atas terealisasinya penyambungan listrik desa ini. Anak-anak bisa belajar lebih nyaman, usaha rumahan kembali berkembang, dan kualitas pendidikan meningkat. Ini sejalan dengan semangat pemerataan pembangunan di Bumi Tana Malai Tolung Lingu,” ujar Heriyus.
Rasa syukur juga disampaikan Kepala Desa Hingan Tokung, Sastro Mindarto. “Hari ini masyarakat Murung Raya bisa merasakan listrik hingga ke desa. Ini adalah mimpi besar yang akhirnya terwujud,” katanya.
Manager PLN UP2K Kalselteng, Winardi, menambahkan bahwa program Lisdes merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam pemerataan energi yang berkeadilan. “Pembangunan listrik desa ini tidak berhenti di sini. PLN bersama Pemerintah Pusat akan terus melanjutkan pembangunan untuk desa-desa yang belum berlistrik,” jelas Winardi.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat. “Selamat kepada warga Desa Hingan Tokung dan sekitarnya yang kini dapat menikmati listrik 24 jam penuh. Semoga momentum ini mendorong peningkatan kesejahteraan, termasuk tumbuhnya usaha kecil yang memanfaatkan listrik,” ujarnya.
Iwan juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga infrastruktur kelistrikan. “Jaringan listrik harus dirawat agar suplai tetap terjaga. Kami himbau masyarakat untuk tidak menanam pohon atau membakar sesuatu di bawah jaringan listrik, serta memberi izin bila petugas PLN perlu melakukan pemotongan pohon di sekitar jaringan,” katanya.
Dengan hadirnya listrik PLN di 22 desa ini, harapan baru bagi masyarakat Murung Raya terbuka lebar. Aliran listrik diharapkan mendorong produktivitas, pendidikan, dan kesejahteraan, sehingga pemerataan pembangunan dapat benar-benar dirasakan hingga pelosok Kalimantan Tengah.