Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan 1447 H Jatuh Hari Kamis 19 Februari 2026
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan 1447 H Jatuh Hari Kamis 19 Februari 2026

Tim Redaksi
Tim Redaksi 17 Februari 2026, 21.31
Share
IMG 20260217 212927
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada hari Kamis, 19 Februari 2026. (Foto Ilustrasi: Gemini AI)
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriyah/2026 Masehi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan tersebut diambil dalam Sidang Isbat awal Ramadan 1447 H yang digelar Kemenag di Jakarta, Selasa (17/02/2026) malam.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan, penetapan itu didasarkan pada hasil hisab dan laporan rukyat dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.

“Berdasarkan hasil hisab serta tidak adanya laporan hilal terlihat, disepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriyah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers hasil sidang isbat.

Ia menjelaskan, secara astronomis posisi hilal pada saat pemantauan belum memenuhi kriteria visibilitas yang telah ditetapkan. Sudut elongasi hilal, kata dia, masih berada pada angka yang sangat rendah.

Baca juga :

Kembangankan Nusantara Living Laboratory, ULM Jalin Kerjasama Dengan Otorita IKN

PBNU dan Ketua Komisi II DPR RI Silaturahmi dengan PWNU dan Kepala Daerah se-Kalsel di Martapura

Pesona Elok Ramadan, Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur Ramaikan Banjarbaru

“Sudut elongasinya sangat rendah, sangat jauh, masih sangat minim yakni 0 derajat 56 menit 23 detik hingga 1 derajat 53 menit 36 detik,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan data tersebut, posisi hilal tidak memenuhi standar kriteria MABIMS yang menjadi acuan pemerintah.

“Jadi secara hisab data hilal pada hari ini tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS,” tegasnya.

Sebagai informasi, kriteria MABIMS (Kesepakatan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) menetapkan tinggi hilal minimum 3 derajat dan elongasi minimum 6,4 derajat agar dapat dinyatakan memenuhi syarat visibilitas.

Karena tidak terpenuhinya kriteria tersebut serta tidak adanya laporan hilal terlihat di lapangan, pemerintah memutuskan untuk mengistikmalkan bulan Syakban menjadi 30 hari.

Dengan demikian, awal Puasa Ramadan 1447 H antara Pemerintah dengan Muhammadiyah dipastikan berbeda.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

Kembangankan Nusantara Living Laboratory, ULM Jalin Kerjasama Dengan Otorita IKN

PBNU dan Ketua Komisi II DPR RI Silaturahmi dengan PWNU dan Kepala Daerah se-Kalsel di Martapura

Pesona Elok Ramadan, Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur Ramaikan Banjarbaru

Pererat Silaturahmi Ramadan, PT AGM Bukber Bareng Insan Pers dan Bagikan Paket Lebaran

Hanura Kalsel Safari Ramadan ke Tanah Laut, Habib Jafar Sapa Warga dan Salurkan Bantuan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?