TERAS7.COM – Kelompok Tani (Poktan) Bumi Kencana Desa Pugaan, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong melakukan penen bawang merah hasil budidaya tanam biji hibrida varietas maserati, Senin (18/08/2025).
Penen bawang merah perdana ini dilakukan oleh Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani didampingi Ketia TP PKK Tabalong, Hj Desi Suryanti Noor Rifani, Wakil Ketua II DPRD, Hj Noor Farida, Camat Pugaan, Farith Yusriyanur Riza.
Selain itu juga hadir anggota DPRD Tabalong Dapil Selatan yakni Khairullah dan H Fahmi, Kepala DKUPP Tabalong, H Syam’ani, Plt Sekretaris DKPPTPH, Effansyah, Ketua Kelompok Bumi Kencana Desa Pugaan, Bakir serta tamu lainnya.
Camat Pugaan, Farith Yusriyanur Riza menyampaikan, lahan kelompok Bumi Kencana direncanakan akan dijadikan demplot di wilayah Pugaan.
Pasalnya hal itu dalam rangka mendukung Gerakan Masyarakat Pugaan untuk Ketahanan Pangan oleh Poktan Bumi Kencana Desa Pugaan di lahan yang dikelola.
“Mudahan ini bisa lebih dikembangkan lagi,” ucap Farith.
Plt Sekretaris DKPPTPH Tabalong, Effansyah menjelaskan, bahwa budidaya bawang merah yang dilakukan para petani ini mempunyai beberapa keunggulan yaitu penanaman bawang merah yang menggunakan benih jenis biji bukan umbi.
Budidaya bawang merah melalui biji tersebut ebih tahan terhadap serangan hama dibandingkan dengan bibit jenis umbi.
Disamping itu, bawang merah dari biji bisa dijadikan sebagai bibit sampai 5 kali turunan jika dilakukan dengan pengeringan yang benar.
“Hasil produksi bawang merah dari bibit biji bisa 10 sampai 15 ton per hektar, sedangkan umbi 8-10 hektar,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengapresiasi langkah petani di Desa Pugaan dan kolaborasi semua pihak sehingga panen bawang merah sukses dipanen
“Ini luar biasa. Saya kira kuncinya ini sebenarnya kolaborasi semua pihak, kerjasama, ketekunan dan kedisiplinan,” ungkapnya.
Ia beranggapan budidaya hortikultura selama ini khususnya bawang merah tanam biji hibrida varietas maserati hanya bisa dilakukan di lahan dataran tinggi.
“Kita sudah menyaksikan dan melakukan sendiri panen bawang merah, ini luar biasa, tidak perlu dataran tinggi,” ujar sosok yang akrab disapa H Fani ini.
Ditambahkannya, pihaknya juga akan memberikan bantuan subsidi benih ataupun bibit bagi para petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kami sangat mendukung, insyaAllah mulai 2026 Pemerintah akan melakukan subsidi bibit bawang merah sehingga petani bisa fokus melakukan penanaman. Penjualannya nanti juga aka dibantu,” tambahnya.
Disisi lain, Wakil Ketua DPRD II Tabalong, Hj Noor Farida mengatakan, pihaknya akan terus melakukan dorongan kepada pemerintah melalui penganggaran agar budi daya bawang merah dimaksimalkan.
“Kami akan mendorong pemerintah supata hilirisasi bawang merah dimaksimalkan supaya petani tidak keselulitan,” kata Noor Farida.