Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Heboh Klaim Aliansi Dokter Dunia Di Media Sosial, Wiku : “Itu Misinformasi”
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Heboh Klaim Aliansi Dokter Dunia Di Media Sosial, Wiku : “Itu Misinformasi”

Rizki Saputera
Rizki Saputera 29 Oktober 2020, 16.31
Share
WhatsApp Image 2020 10 29 at 14.12.55
Kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Dokter Dunia di Eropa.
SHARE

TERAS7.COM – Netizen di seluruh dunia sempat dibuat gaduh video berdurasi 30 menit yang dibuat oleh kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Dokter Dunia di Eropa belum lama ini.

Tujuh dokter yang mewakili Jerman, Belanda, Swedia, Irlandia, dan Inggris itu mengklaim virus corona SARS-CoV-2 merupakan virus flu biasa dan mengatakan pandemi Covid-19 tidak ada.

Bahkan kelompok ini menyerukan agar lockdown di seluruh dunia yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona harus diakhiri.

Namun klaim dari kelompok ini dibantah berbagai kalangan medis, bahkan video klain tersebut telah dihapus dari YouTube, bahkan video tersebut yang beredar di berbagai platform sosial media sudah dilabeli sebagai hoax dan misinformasi.

WhatsApp Image 2020 10 29 at 14.12.55 1
Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito.

Dikutip dari VOA Indonesia, pernyataan Aliansi Dokter Dunia termasuk Misinformasi ini dikonfirmasi oleh Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito.

Baca juga :

Terkuak Motif Dokter PPDS UI Rekam Mahasiswi Mandi, Ngakunya Iseng

Momen Hari Kesehatan Nasional ke-60, Begini Seruan Saidi Mansyur ke Masyarakat Kabupaten Banjar

Buka Rakoor Pokjanal Posyandu Kabupaten Banjar, Sekda Bicara Soal Insentif Kader

Wiku menegaskan pernyataan Aliansi Dokter Dunia yang menyebutkan Covid-19 sama dengan flu biasa adalah misinformasi.

“Terdapat tiga bentuk misinformasi terkait Covid-19. Pertama adalah misinformasi terhadap keyakinan yang bersifat umum, kedua adalah keyakinan terhadap teori konspirasi, dan yang ketiga adalah keyakinan dari agama,” kata Wiku.

WhatsApp Image 2020 10 29 at 14.13.04
Piramida level of evidence, level terbawah adalah expert opinions (pendapat para ahli) dan yang tertinggi adalah meta analysis. Semakin tinggi posisinya maka semakin kuat datanya dan dapat dipertanggungjawabkan, serta memiliki nilai bias yang sedikit.

Menurutnya, pernyataan menyamakan Covid-19 dengan influenza merupakan informasi yang tidak benar karena penyebab dinamika transmisi dan akibat dari kedua penyakit ini sangat berbeda.

Karena itu Wiku mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi terkait Covid-19 dari lembaga dunia yang terpercaya.

“Oleh karena itu, masyarakat harus mengevaluasi kredibilitas informasi yang diterima serta merujuk informasi tentang Covid-19 pada lembaga yang dapat dipercaya. Seperti Badan Kesehatan Dunia atau WHO, PBB, Centers for Disease Control and Prevention atau CDC dan khusus di Indonesia tentunya sumber terpercaya diperoleh dari Kementerian Kesehatan dan Satgas Penanganan Covid-19,” jelasnya.

Demikian pula dengan Dokter Umum, dr. Yusdani via Whatsapp pada Kamis (29/10) yang menyebutkan pernyataan Aliansi Kedokteran Dunia ini tingkat keilmiahannya masih sangat lemah.

WhatsApp Image 2020 10 29 at 14.12.56
Dokter Umum, dr. Yusdani.

“Karena dalam dunia kedokteran, kaidah keilmuan harus melihat piramida level of evidence. Ini yang menjadi konsen sebenarnya, karena banyak masyarakat yang asing dengan istilah ini. Pada piramida tersebut, level terbawah adalah expert opinions (pendapat para ahli) dan yang tertinggi adalah meta analysis. Semakin tinggi posisinya maka semakin kuat datanya dan dapat dipertanggungjawabkan, serta memiliki nilai bias yang sedikit,” jelas Dokter yang berdomisili di Kota Martapura, Kabupaten Banjar ini.

Pada video tersebut lanjut Yusdani, level yang disampaikan masih sebatas expert opinions, karena hal tersebut hanya sebatas opini para ahli tanpa ada data yang memperkuat, misalnya seperti jurnal penelitian.

Yusdani memberikan tips-tips untuk menggali informasi, jika informasi serupa muncul kembali dan membuat kegaduhan di masyarakat.

“Pertama cari tahu siapa orangnya, kemudian apakah profesinya sudah seusai dengan apa yang disampaikan, dan terakhir apakah ada data yang dapat dipertanggungjawabkan atau kredibel saat penyampaian hal tersebut misalnya jurnal penelitian,” terangnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19
BJB05940 1536x1156 1 e1791531180748
Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona
9 Oktober 2026, 15.34

You Might Also Like

Terkuak Motif Dokter PPDS UI Rekam Mahasiswi Mandi, Ngakunya Iseng

Momen Hari Kesehatan Nasional ke-60, Begini Seruan Saidi Mansyur ke Masyarakat Kabupaten Banjar

Buka Rakoor Pokjanal Posyandu Kabupaten Banjar, Sekda Bicara Soal Insentif Kader

Tera Ulang, Pemkab Banjar Pastikan Seluruh Alat Ukur Kesehatan Sudah Akurat

Lomba Posyandu Digelar di Desa Balida Balangan, Ajang Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?