TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tapin memastikan Pasar Ramadan 2025 resmi dibuka pada Senin, 23 Februari 2025. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan kaji uji petik selama dua hari pertama Ramadan oleh Dinas Perdagangan Tapin.
Langkah ini diambil menyusul munculnya pertanyaan publik terkait belum beroperasinya Pasar Ramadan pada hari-hari awal puasa.
Kepala Dinas Perdagangan Tapin, H.M.Z. Wal Aidi Rahman, menjelaskan Pemerintah daerah memilih pendekatan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya dengan tidak langsung membuka pasar sejak hari pertama serta evaluasi dua tahun terakhir menjadi dasar pertimbangan kebijakan tahun ini.
Menurutnya, pada 2022, 2023, dan 2024 Pasar Ramadan tetap digelar sejak awal. Namun sekitar 80 persen pedagang tercatat menutup lapak sebelum Ramadan berakhir akibat minimnya pembeli.
Kondisi tersebut dinilai merugikan pedagang dan berdampak pada rendahnya perputaran ekonomi di lokasi pasar.
“Evaluasi dua tahun terakhir menjadi bahan pembelajaran bagi kami. Setiap tahun tentu memiliki dinamika dan tantangan tersendiri. Karena itu, tahun ini kami melakukan perhitungan lebih matang melalui kajian dan uji petik agar pelaksanaan Pasar Ramadan benar-benar memberi manfaat bagi pedagang dan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (21 Februari 2025).

Kepala Dinas Perdagangan Tapin, H.M.Z. Wal Aidi Rahman saat memberikan keterangan kepada Teras7.com. (21/2/2025). Foto: Istimewa
Memasuki Ramadan tahun ini, Dinas Perdagangan melakukan uji petik pada dua hari pertama puasa. Langkah tersebut untuk mengukur tingkat kunjungan masyarakat dan minat pedagang.
Pemantauan dilakukan di sejumlah titik, dengan fokus pada kawasan Rantau Baru yang dinilai memiliki potensi keramaian. Setelah uji lapangan tersebut, pemerintah memberikan waktu dua hari bagi panitia untuk melakukan persiapan sebelum pembukaan resmi.
Hasil kajian menunjukkan antusiasme masyarakat berburu takjil meningkat. Minat pedagang untuk kembali berjualan juga dinilai cukup tinggi. Berdasarkan temuan itu, Pemkab Tapin menetapkan Rantau Baru sebagai lokasi resmi Pasar Ramadan 2025.
Sebanyak 168 pedagang dari berbagai jenis usaha dipastikan mengisi lapak Pasar Ramadan 1447 H di kawasan Rantau Baru. Para pedagang juga disebut bersedia berpartisipasi secara swadaya, sementara pemerintah daerah memfasilitasi penataan dan kesiapan lokasi.
Keterlambatan pembukaan Pasar Ramadan yang baru dimulai setelah empat hari Ramadan berjalan sempat menjadi sorotan sebagian masyarakat. Namun pemerintah menegaskan langkah tersebut sebagai bentuk kehati-hatian agar kegiatan ekonomi musiman ini tidak kembali mengalami penurunan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Pemkab Tapin optimistis, dengan kebijakan berbasis evaluasi dan data lapangan, Pasar Ramadan 2025 dapat berjalan lebih optimal dan berharap kegiatan ini mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci.