TERAS7.COM – Keindahan panorama laut dan ekosistem bawah air yang menawan tak cukup membuat pengalaman berwisata ke Pantai Teluk Tamiang, Kotabaru, Kalimantan Selatan, menjadi sempurna.
Sayangnya, akses jalan menuju destinasi wisata unggulan di daerah berjuluk “Bumi Saijaan” ini masih rusak dan jauh dari kata nyaman.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi jalan rusak terbentang sepanjang kurang lebih dua kilometer. Jalan yang becek, berlubang, dan licin, apalagi saat hujan, menjadi tantangan berat bagi pengunjung.
Terlebih ketika di malam hari, minimnya penerangan membuat risiko kecelakaan semakin tinggi, karena fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) yang belum memadai.
Seorang wisatawan asal Banjarbaru, Hamidi, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyayangkan akses menuju lokasi wisata seindah Teluk Tamiang justru dalam kondisi rusak parah.
“Jalannya sangat rusak. Sayang kalau wisata sebagus ini tidak ditunjang dengan fasilitas pendukung seperti akses jalan yang baik dan penerangan,” ujarnya, Selasa (24/06/2025).
Oleh karena itu, Hamidi berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti kondisi akses yang memprihatinkan menuju destinasi wisata unggulan tersebut.
Sementara itu, pengunjung lainnya, Sayyid Maulana Ahmad mengaku puas dengan keindahan alam dan fasilitas wisata yang tersedia di Teluk Tamiang, seperti peralatan snorkeling, kano, banana boat, hingga penginapan dan kuliner. Namun ia menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur dasar.
“Sebelum menambah wahana baru, perbaiki dulu akses jalannya. Itu yang paling penting,” katanya.
Pengunjung berharap, perbaikan akses jalan dapat segera direalisasikan agar kunjungan wisatawan tak menurun. Teluk Tamiang berpotensi besar menjadi destinasi unggulan Kalimantan Selatan, asal didukung dengan infrastruktur yang layak dan aman.