Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Juanda Pimpin Langkah Tapin Atasi Sampah, Targetkan 13 Mesin Pemilah dan Alokasi 3% APBD
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Juanda Pimpin Langkah Tapin Atasi Sampah, Targetkan 13 Mesin Pemilah dan Alokasi 3% APBD

Fahrur Rahman
Fahrur Rahman 16 September 2025, 21.25
Share
DSC00007
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tapin terus mengakselerasi upaya pengelolaan sampah demi mendukung target nasional menuju penghargaan Adipura. Di bawah arahan Wakil Bupati Tapin, H. Juanda, pengelolaan sampah kini menjadi prioritas, baik dari sisi teknis maupun perubahan perilaku masyarakat.

Dalam pernyataannya, H. Juanda menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan kewajiban yang harus ditindaklanjuti secara serius oleh seluruh daerah di Indonesia.

“Pengelolaan sampah ini bukan hanya soal teknis, tapi juga soal komitmen. Pemerintah pusat sudah mewajibkan daerah mengalokasikan 3 persen dari APBD untuk penanganan sampah. Ini harus kita tindak lanjuti dengan serius agar target lingkungan dan penghargaan Adipura bisa tercapai,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Tapin mengalokasikan anggaran untuk pengadaan 3 unit mesin pemilah sampah pada APBD 2025, yang akan ditempatkan di wilayah dengan timbulan sampah tinggi. Langkah ini akan dilanjutkan pada APBD 2026 dengan penambahan 10 unit alat serupa, sehingga total ada 13 unit mesin pemilah yang akan mendukung sistem pengelolaan sampah terpadu di Tapin.

Lebih lanjut, Juanda juga mengapresiasi berbagai inisiatif daerah lain yang berhasil mengolah hasil pemisahan sampah menjadi produk bernilai guna, seperti batako hingga bahan bakar alternatif.

Baca juga :

Lewat Program PILAR, Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah ke Siswa SD

Inovasi Perencanaan Terintegrasi, Tapin Raih Terbaik Nasional Pembangunan Kependudukan

Viral Isu Beras Berbahan Kimia di Kaltim, LPK Borneo Buka Fakta Sebenarnya

“Kami berharap pengelolaan sampah di Tapin bisa mencontoh daerah lain. Sampah yang dipisahkan bisa jadi bahan baku bangunan hingga energi alternatif. Ini bisa membuka peluang ekonomi baru juga,” ujarnya.

Namun, Juanda tak menutup mata terhadap tantangan utama yang dihadapi saat ini, yakni rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya.

“Tantangan terbesar justru ada pada disiplin masyarakat. Kami terus mengimbau agar warga patuh terhadap aturan membuang sampah, karena sebaik apapun fasilitas, kalau perilaku tak berubah, hasilnya akan minim,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tapin, H. Nordin, menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk Tim Percepatan Pengelolaan Sampah melalui SK Bupati. Saat ini*3 unit alat separator  telah disiapkan di tiga lokasi: Margasari, Binuang, dan Bitahan.

 “Untuk 2026, unit tambahan akan diprioritaskan di kecamatan dengan timbulan sampah tertinggi,” jelas Nordin.

Di sisi lain, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hatiwin juga tengah dalam proses peningkatan menjadi controlled landfill sesuai dengan arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Langkah ini penting agar Tapin terhindar dari sanksi administratif.

 “Evaluasi dari kementerian berlangsung hingga Oktober 2025. Kami optimistis TPA Hatiwin bisa lolos penilaian jika progres saat ini terus dipertahankan,” pungkas Nordin.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan kepemimpinan yang konsisten, Pemkab Tapin menegaskan komitmennya untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, partisipatif, dan sesuai standar nasional.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

Lewat Program PILAR, Mahasiswa KKN ULM Edukasi Pengelolaan Sampah ke Siswa SD

Inovasi Perencanaan Terintegrasi, Tapin Raih Terbaik Nasional Pembangunan Kependudukan

Viral Isu Beras Berbahan Kimia di Kaltim, LPK Borneo Buka Fakta Sebenarnya

Tapin Siapkan Generasi Berakhlak, 461 Santri TKA–TPA Resmi Diwisuda

Dosen Diduga Pelaku Kekerasan Seksual di ULM Masih Aktif Mengajar, Bahkan Dampingi PKL

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?