TERAS7.COM – Upaya meraih hasil terbaik pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2026 terus dimatangkan Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar). Salah satu langkah yang dilakukan yakni memperpanjang masa pemusatan latihan atlet pelajar hingga dua bulan.
Kepala Bidang Olahraga Disbudporapar Banjar Ahmad Yasser Noor Hafidz mengatakan, penambahan durasi training camp (TC) dilakukan guna meningkatkan kesiapan fisik, teknik hingga mental bertanding para atlet sebelum turun di Popda tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
“Kalau sebelumnya TC hanya sekitar 20 hari, sekarang diperpanjang menjadi dua bulan agar persiapan atlet lebih matang,” ujarnya saat ditemui di Banjarmasin, Rabu (20/5/2026) sore.
Ia menyebutkan, Kabupaten Banjar tahun ini menurunkan atlet dari empat cabang olahraga, yakni bola voli, sepak takraw, bola basket dan sepak bola. Dari sejumlah cabang tersebut, voli dan sepak takraw dinilai memiliki peluang cukup besar untuk melangkah lebih jauh pada kompetisi.
Sementara itu, tim sepak bola masih harus berjuang pada laga penentuan menghadapi Kabupaten Tanah Laut. Kemenangan dengan selisih minimal tiga gol menjadi syarat agar skuad Banjar dapat melaju ke fase berikutnya.
“Pertandingan melawan Tanah Laut sangat menentukan. Anak-anak ditarget menang minimal 3-0 untuk lolos,” katanya.
Yasser mengungkapkan, performa tim sepak bola juga sedikit terpengaruh lantaran salah satu pemain kunci harus mengikuti seleksi tim nasional futsal, sehingga strategi permainan belum berjalan maksimal.
Selain memperpanjang TC, Disbudporapar Banjar juga meningkatkan dukungan anggaran berupa uang saku atlet sebagai bentuk motivasi agar para pelajar lebih bersemangat saat bertanding membawa nama daerah.
Menurutnya, seluruh atlet yang diberangkatkan merupakan hasil proses seleksi dan pembinaan jangka panjang bersama klub-klub olahraga di Kabupaten Banjar. Tahapan pencarian bakat hingga seleksi akhir dilakukan untuk mendapatkan atlet terbaik di setiap cabang olahraga.
“Mereka dipilih melalui proses talent scouting dan pembinaan, bukan rekrutmen dadakan. Kami ingin atlet yang tampil benar-benar siap bersaing,” ucapnya.
Meski persiapan berjalan cukup baik, pihaknya masih menghadapi kendala sarana latihan, khususnya untuk cabang sepak bola. Stadion milik daerah yang masih dalam tahap renovasi membuat tim harus menggunakan lapangan sewaan selama masa latihan.
Namun demikian, fasilitas latihan untuk cabang olahraga lain seperti bola basket, sepak takraw dan voli disebut sudah cukup menunjang, terutama di kawasan Albasia dan Demang Lehman.
Yasser berharap seluruh atlet tetap menjaga semangat dan menjunjung tinggi sportivitas selama berlaga di Popda 2026 demi mengharumkan nama Kabupaten Banjar di tingkat provinsi.