Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Kembangkan Kopi Banjar, Ini Oleh-Oleh Komisi III DPRD Banjar Dari Jawa Barat
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Kembangkan Kopi Banjar, Ini Oleh-Oleh Komisi III DPRD Banjar Dari Jawa Barat

Rizki Saputera
Rizki Saputera 26 Maret 2019, 21.25
Share
coffee 1576552 960 720 1
SHARE

TERAS7.COM – Kopi merupakan salah satu minuman favorit masyarakat dunia, beragam alasan orang meminum kopi, dari menghilangkan rasa kantuk hingga ingin terlihat keren dengan meminum kopi di gerai-gerai kopi mahal.

Salah satu negara yang punya banyak jenis kopi adalah Indonesia, yang masing-masing daerah memiliki varian kopi tersendiri dengan beragam rasa khasnya, termasuk Kabupaten Banjar.

Kabupaten Banjar sendiri dikenal memiliki varian kopi yang diakui memiliki rasa yang khas dan nikmat dibandingkan kopi dari daerah lain.

Kopi Banjar namanya, dari jenis kopi robusta yang lahan tanamnya berada di Kecamatan Pengaron yang berada ditengah-tengah pegunungan Meratus ini juga berperan pada kekhasan rasa kopi ini.

Sayangnya, Kopi Banjar belum digarap secara maksimal, hal ini menjadi perhatian berbagai kalangan, salah satunya dari Komisi II DPRD Kabupaten Banjar yang menangani masalah ekonomi.

Baca juga :

Optimalkan Fasilitasi Kegiatan Kedewanan, M Haris Isroyani Sosialisasikan Implementasi Integrasi SOP

Tinjau Penanganan Karhutla, Ketua DPRD Sempat Lakukan Pemadaman

Bahrul Ilmi Sampaikan APBD 2027 Rp16 T Lebih

DCIM2405
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Muhammad Marbawi

Wakil Ketua Komisi II, Muhammad Marbawi saat ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banjar pada senin (25/3) menjelaskan pengembangan Kopi Banjar menjadi salah satu perhatian pihaknya.

“Perlu diketahui awal ceritaya kita menaruh perhatian pada pengembangan kopi. Komisi II sebagai alat kelengkapan DPRD punya mitra yaitu Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Banjar. Jadi kita hampir tiap bulan bersama Disbunnak turun ke kecamatan untuk bertemu petani dan mendengarkan keluhan mereka. Masalah mereka kebanyakan karena turunnya nilai jual karet, ternyata disela mereka menanam karet, mereka juga menanam kopi. Kami melihat potensi pengembangannya, jadi kami agendakan untuk dibahas,” ceritanya panjang lebar.

Muhammad Marbawi dalam kunjungannya mengatakan, Kopi Banjar punya keunggulan, sayangnya mutu tanamannya masih rendah.

“Kopi ditempat kita masih ditanam sembarangan dan ketinggian tanaman kopi lebih dari 2 meter hingga menyulitkan panen. Selain itu kebiasaan petani kita yang memanen petik pelangi, atau memanen kopi semuanya, tidak memilih mana yang tua dan mana yang muda, sehingga belum ada keseragaman kualitasnya. Selain masalah panen, juga pemasakan biji kopi. Biasanya disangrai sembarangan sehingga gosong, jadinya kita minum arang, bukan kopi lagi,” ujarnya.

Untuk meningkatkan mutu tanaman kopi di Kabupaten Banjar, ujarnya, Komisi II pada tanggal 20-22 Maret 2019 yang lalu mengadakan kunjungan kerja ke Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat untuk mempelajari penanaman kopi.

“Kunjungan kita tepat sasaran, karena Kabupaten Bogor menjadi salah satu pendatang baru penghasil kopi robusta bersaing dengan Lampung dan Aceh. Sebelumnya mereka memiliki masalah yang sama dengan kita, tapi mulai 2016 mereka melakukan gebrakan dalam penanaman, panen dan pasca panen,” ungkapnya.

Pengalaman Kabupaten Bogor pun menjadi oleh-oleh yang dibawa DPRD Kabupaten Banjar untuk mengawal pemerintah daerah dalam mengembangkan kopi Banjar menjadi lebih bermutu.

coffee beans 1650788 1280
Buah kopi yang masak, siap di panen. Photo : Net (www.inspirasipertanian.com)

“Ada banyak hal yang kita pelajari, yang utama ya kesabaran petani untuk memetik kopi yang sudah merah saja, tidak panen petik pelangi lagi. Yang hijau dan kuning ditunggu menjadi merah, dengan begitu kualitas dan harganya akan naik. Untuk itu kami programkan bersama dinas terkait agar dapat mengirim petani untuk mendapat pelatihan ke Kabupaten Jember, Jawa Timur. Itu yang dilakukan oleh Kabupaten Bogor,” Kata Marbawi.

Selain penanaman dan panen, pra tanam seperti pengadaan bibit kopi robusta dan pasca panen seperti pemasakan dan pengemasan jadi oleh-oleh lain yang dibawa pulang dari Bogor.

“Untuk bibit rencananya akan kita datangkan dari Jember. Kalau pasca panen, pertama kita akan perbaiki disektor industry pengolahannya, supaya biji kopi tidak gosong dan kualitasnya buruk serta berbahaya pada kesehatan. Kedua baru masalah kemasan yang higienis, ini bisa menjadi nilai tambah karena bisa menarik,” jelasnya.

Mengenai lahan penanaman kopi tersebut, Komisi II sudah mengetahui rencana pemerintah daerah yang menyediakan puluhan hektar lahan di Kecamatan Pengaron untuk penanaman kopi Banjar.

“Kopi di kabupaten Banjar masih berada di peringkat ke 4. Kita ingin jadikan kopi sebagai idola baru karena harganya yang stabil dibandingkan hasil perkebunan yang lain, pasti akan menguntungkan petani. Ini yang menjadi alasan kita harus memprioritaskan kopi, apalagi kopi sudah punya pasar yang pasti,” harapnya.

Ia juga mengatakan, Komisi II akan terus mengawal pemerintah agar dapat memasarkan Kopi Banjar melalui UMKM dan kedai-kedai kopi yang di sekitar Kabupaten Banjar.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
4 Reviews 4 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25

You Might Also Like

Optimalkan Fasilitasi Kegiatan Kedewanan, M Haris Isroyani Sosialisasikan Implementasi Integrasi SOP

Tinjau Penanganan Karhutla, Ketua DPRD Sempat Lakukan Pemadaman

Bahrul Ilmi Sampaikan APBD 2027 Rp16 T Lebih

APBD Perubahan 2026 Batola Turun 18,30 Persen

Ketua DPRD Harapkan Sekda Baru Bisa Lebih Baik Lagi

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?