TERAS7.COM – Perhelatan Musrenbang Kecamatan untuk menyerap usulan prioritas di tahun 2022 dilanjut ke kecamatan Kaubun. Acara tersebut digelar di areal lapangan Bumi Etam Futsal, kawasan kantor camat Kaubun (23/3/2021).
Kecamatan Kaubun yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Lalu Ukir Wiratama mengatakan, untuk usulan Musrenbang di wilayahnya masih banyak yang harus dibenahi. Antara lain mengenai air, listrik dan infrastruktur jalan serta fasilitas telekomunikasi untuk membuka blank spot di Kaubun.
“Dari 8 desa yang ada di Kaubun mengajukan usulan sebanyak 199 usulan. Mudah-mudahan yang prioritas bisa terealisasi di tahun 2022,” ungkapnya.
Dalam sambutannya saat membuka acara Musrembang Kecamatan, Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman berharap, pembangunan di Kecamatan Kaubun bisa terus berlanjut. Ia menerangkan di wilayah Kutim ini dahulunya ada rencana pembangunan KIPI Maloy. Kini, pun sudah berjalan namun belum bisa terlaksana secara maksimal karena banyaknya keterbatasan. Sehingga sampai saat ini, Kutim belum memiliki industri CPO.
“Sarana dan prasarana KIPI Maloy bagaikan hidup segan tapi mati tak mau,” ungkapnya.
Ia pun menambahkan, bahwa sekarang KIPI Maloy menjadi telah berubah nama menjadi KEK MBTK. Sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wabup Kutim kini yakni menata Kutim sejahtera untuk semua. Diharapkan tahun 2022 sudah bisa diterapkan untuk menuntaskan segala permasalahan yang tertinggal.
“Kaubun ini adalah salah satu kecamatan penyangga diantaranya pertanian holtikultura, kebun sawit dan lainnya. Dan bisa menjadi kecamatan yang luar biasa. (Kemudian) saya tegaskan setengah APBD Kutim bakal diberikan untuk pembangunan infrastruktur dasar,” kata orang nomor satu di Kutim tersebut.