TERAS7.COM – Rombongan ibu-ibu berbaju merah-ungu sasirangan tampak menyerbu pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) pada Kamis soren (24/3/2022).

Rupanya ibu-ibu ini tergabung dalam delegasi W20 Indonesia yang berkunjung ke Martapura dalam rangkaian agenda Side Event W20 di Kalimantan Selatan.
Rombongan yang dipimpin langsung Chair Women W20 Hadriani Uli Silalahi antusias berbelanja oleh-oleh permata khas Martapura.

Kepada awak media, Hadriani Uli Silalahi mengungkapkan ia terkesan dengan Martapura yang selama ini terkenal dengan permata, khususnya Intan Banjar yang tak kalah berkualitas.
“Martapura dikenal dengan intannya, jadi kami datang untuk menyampaikan pada dunia, bahwa di Kalimantan Selatan ada satu tempat yang menjadi penghasil intan,” katanya.

Ketua Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) ini menambahkan rombongannya cukup senang bisa datang langsung untuk melihat dan berburu cinderamata dari tanah Banjar yang terkenal.
Sebelumnya rombongan ini terlebih dahulu disambut oleh Pemerintah Kabupaten Banjar yang diwakili Sekda Banjar M. Hilman di Mahligai Sultan Adam Martapura.
Selain dikalungkan selendang dari Sekda Banjar, Chair Women W20 Hadriani Uli Silalahi dan rombongan juga disambut dengan alunan lagu-lagu Banjar.
M. Hilman dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat datang dan mengucapkan rasa bahagia atas kunjungan ini.
“Ini merupakan kebanggan kami atas kehadiran rombongan W20 di Martapura,” ujarnya.
Kalimantan Selatan sendiri sambung M. Hilman ditunjuk sebagai salah satu lokasi Side Event W20, dimana W20 yang bagian dari Presidensi G20 yang saat ini dipegang oleh Indonesia.
W20 yang bagian dari G20 sendiri berfokus pada isu kesetaraan gender dan peran aktif perempuan dalam mempromosikan kesetaraan, keamanan, kesehatan, kesejahteraan dan menghapuskan diskriminasi kebijakan pemberdayaan perempuan serta penyandang disabilitas.
Dengan Martapura yang menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi dalam pelaksanaan Side Event W20 di Kalsel, M. Hilman berharap Kalsel juga dikenal dunia internasional.
Khususnya adalah destinasi wisata Kabupaten Banjar yang termasuk kedalam Top 5 unggulan seperti Pasar terapung di Lok Baintan, Penggosokan Intan dan Makam Guru Sekumpul.
Tak lupa Sekda Banjar ini juga berharap kunjungan ini bisa menjalin silaturahmi sekaligus membangkitkan ekonomi pelaku usaha yang menurun karena Covid-19.
“Untuk itu mari kita manfaatkan kegiatan W20 agar dapat menjadi sarana ajang promosi dari hasil produk ekonomi kreatif dan memperkenalkan produk produk unggulan serta destinasi wisata,” terangnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kalimantan Selatan Adi Santoso yang turut ikut dalam rombongan mengungkapkan ada alasan pihaknya mengagendakan Pertokoan CBS.
“Kalau datang ke Kalimantan Selatan tapi tidak ke Pertokoan CBS, rasanya kurang lengkap. Selain itu dengan kunjungan rombongan W20 ini, ada transaksi yang dirasakan pedagang permata di Martapura,” terangnya.
Selain kunjungan ke Pertokoan CBS Martapura, pihaknya juga berkeliling ke berbagai destinasi wisata di Kalsel seperti Pulau Bakut yang menjadi habitat bekantan, Pasar Terapung, Menara Pandang Banjarmasin, Mess L Banjarbaru hingga ikut melakukan revolusi hijau dengan melakukan penanaman pohon di kawasan perkantoran pemerintah Provinsi Kalsel.
“Makanya kita sempatkan juga untuk wisata belanja disini, harapannya bisa berdampak positif pada kebangkitan ekonomi Kalimantan Selatan, khususnya untuk pelaku UMKM. Selain itu bisa juga mengenalkan wisata sehingga menarik wisatawan untuk datang,” kata Adi Santoso.