Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Lalai Amankan Senjata Usai Berburu, Pria di Kotabaru Diduga Tewas Tertembak Senpi Sendiri
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Lalai Amankan Senjata Usai Berburu, Pria di Kotabaru Diduga Tewas Tertembak Senpi Sendiri

Daeng Paleppi Orogen
Daeng Paleppi Orogen 10 Februari 2023, 21.20
Share
Screenshot 2023 0210 211500
Waka Polres memperlihatkan barang bukti saat konferensi pers dihadapan awak media Kotabaru, Kamis (09/02/22). (Foto. Humas Polres Kotabaru)
SHARE

TERAS7.COM – Lalai amankan senjata usai berburu seorang pria di Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan tewas. Korban tewas diduga tertembak Senpi Sendiri. Mayat korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di jalan Kebun Karet RT 001 Desa Sebelimbingan Kecamatan Pulau Laut Utara, Kamis (09/02/23) dini hari pukul 01.00 Wita.

Mayat pria berinisial MK (62) purnawirawan Polri, warga Kelurahan Sungai Ulin Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru ditemukan sudah tak bernyawa oleh rekan korban.

Kapolres Kotabaru AKBP M.Gafur Aditya Siregar S.I.K melalui Waka Polres Kompol Sofyan S.I.K yang turut didampingi Kabag Ops Kompol Agus Rusdi Sukandar S.H,S.I.K,M.H dan jajaran Reskrim membenarkan prihal temuan mayat di wilayahnya. 

“Diduga, korban MK tewas dengan luka tembak menembus kepala. Letusan senjata diperkirakan mengenai bagian leher depan tembus ke kepala bagian belakang sampai menembus helm korban,” ungkapnya.

Menurutnya, korban tersebut pertama kali ditemukan saat perjalanan pulang dari lokasi berburu, tepatnya di Jalan Kebun Karet RT 001 Desa Sebelimbingan Kecamatan Pulau Laut Utara.

Baca juga :

Kapolres Kotabaru Tekankan Pentingnya Sinergitas Jelang Pilkada Serentak 2024

Lewat Operasi Mantap Praja Intan, Polres Kotabaru Siap Amankan Pilkada 2024

Sinergi DPRD dan Polres Kotabaru Jelang Pilkada 2024

Sebelum ditemukan tewas, pada Rabu kemarin pukul 16.00 Wita korban berangkat dari rumahnya untuk berburu. Hingga larut malam atau pukul 00.10 korban tak kunjung pulang ke rumah dan membuat keluarga korban cemas.

Selanjutnya malam itu, sang anak ditemani teman korban pun berangkat menuju kawasan perkantoran Desa Megasari, dan Desa Sebelimbingan Pulau Laut Utara.

“Sekitar pukul 01.00 Wita anak dan rekan korban mendapati korban dalam kondisi terlentang kaku dan masih mengenakan helm,” terang Waka Polres Kotabaru Kompol Sofyan S.I.K dalam jumpa pers bersama awak media, Kamis (09/02/23) sore.

Dicarilah bantuan, hingga akhirnya jasad korban dievakuasi jajaran Polsek Pulau Laut Utara dibantu relawan menuju rumah sakit umum daerah Kotabaru guna dilakukan visum.

Sofyan menerangkan, berdasarkan hasil visum awal oleh dokter, ditemukan luka lubang di bagian leher korban tembus ke kepala belakang korban.

Selain itu, menurut Sofyan, korban tewas diduga akibat kelalaian korban. Senjatanya tersebut meletus sendiri saat dalam perjalanan menuju pulang dari lokasi berburu.

Screenshot 2023 0210 211512
Waka Polres, Kompol Sofyan menerangkan, berdasarkan hasil visum awal oleh dokter, ditemukan luka lubang di bagian leher korban tembus ke kepala belakang korban. (Foto. Humas Polres Kotabaru)

Pada saat selesai melakukan aktivitas berburunya, korban lupa mengamankan senjatanya, sehingga di perkirakan senjata dalam keadaan sudah ter kokang dengan posisi siap ditembakkan langsung disimpan ke dalam tas dengan posisi diletakkan di bagian depan korban di tengah-tengah kaki pada saat mengendarai sepeda motornya dengan laras senjata mengarah ke atas.

“Ketika menuju pulang, korban melewati jalan yang rusak dan berlubang. Sehingga kesimpulan sementara senjata yang diletakkan korban di bagian depan yang arah laras senjata tersebut mengarah ke atas meletus dikarenakan hentakan jalan yang rusak,” papar Waka Polres Kompol Sofyan.

Korban meninggal dunia di TKP dengan posisi masih berada di kendaraan, tetapi kendaraannya tergeletak dan masih hidup serta ditemukannya bekas lubang pada bungkusan senjata tersebut menandakan bahwa ada letusan yang membuat lubang di bungkusan kain senjata.

“Saat Ini masih dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut dan masih memeriksa saksi-saksi,” pungkasnya.

Barang bukti antara lain : 

– 1 (satu) buah senjata api rakitan laras panjang beserta dengan magazine nya.

– 1 (satu) butir selongsong peluru dengan kaliber 5,56 mm (yang ditemukan di dalam kamar senjata rakitan tersebut).

– 1 (satu) butir peluru aktif dengan kaliber 5,56 mm (yang ditemukan di dalam magazine senjata rakitan tersebut).

– 1 (satu) buah kendaraan roda dua merk Honda Scoopy warna hitam putih.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05

You Might Also Like

Kapolres Kotabaru Tekankan Pentingnya Sinergitas Jelang Pilkada Serentak 2024

Lewat Operasi Mantap Praja Intan, Polres Kotabaru Siap Amankan Pilkada 2024

Sinergi DPRD dan Polres Kotabaru Jelang Pilkada 2024

Ungkap 9 Kasus Narkoba, Polres Kotabaru Sita 196,14 Gram Sabu Senilai Rp 490 Juta

Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-69, Polres Kotabaru Bagikan 400 Paket Sembako

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?