Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Layakkah Label Kota Puisi untuk Disandang Kota Banjarbaru?
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Layakkah Label Kota Puisi untuk Disandang Kota Banjarbaru?

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 10 April 2023, 10.47
Share
Banjarbaru
Pemko Banjarbaru dapat kucuran dana miliaran rupiah dari Kemenkeu, Rabu (01/11/2023). (In Frame: Kantor Balai Kota Banjarbaru. Foto: ariandi)
SHARE

TERAS7.COM – Sastrawan yang ada di Kota Banjarbaru memiliki keinginan ibukota provinsi Kalimantan Selatan ini menjelma sebagai Kota Puisi, namun guna mendapatkan label itu tentunya memerlukan sejumlah upaya, dan keterlibatan berbagai pihak.

Hal ini diutarakan langsung oleh Ali Syamsudin Arsy, Sastrawan Kindai Seni Kreatif (KSK), sekaligus Pengurus Dewan Kesenian Banjarbaru disela kegiatan Tadarus Puisi dan Silaturahmi Sastra ke-17 di Halaman Disporabudpar Kota Banjarbaru.

“Upaya ini harus melibatkan banyak orang, baik itu komunitas, pegiat, pemikiran, termasuk kehadiran pemerintah kota, tanpa itu memang agak sulit,” ujarnya.

Dalam hal ini, pemerintah menurutnya harus hadir langsung memfasilitasi berbagai hal guna berjalannya perkembangan sastra puisi di Kota Banjarbaru.

20230409 001815
Ali Syamsudin Arsy, Sastrawan Kindai Seni Kreatif (KSK). (Foto: ariandi)

“Event-event diperbanyak, lalu ada edukasi terhadap para guru tentang kesastraan,
Kemudian buka banyak ruang untuk komunitas, biarkan mereka berkembang, kalau misalnya ada pergesekan itu hal yang natural,” ucapnya. Sabtu (08/04/2023).

Baca juga :

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Anjing Liar Resahkan Warga Gang Kancil Banjarbaru, Liana Cari Solusi Penanganan Tanpa Kekerasan

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Karena menurutnya, perlu adanya timbal balik antara kedua belah pihak, dimana pemerintah memperhatikan puisi, dan puisi juga memperhatikan pemerintah.

Kemudian, terkait adanya rencana pembangunan monumen tentang puisi di batas kota Banjarbaru, menurutnya hanya sebatas simbol, dan salah satu dari ruh puisi.

Terlepas daripada itu, menurutnya yang terpenting sebenarnya itu ada pada masyarakatnya, bagaimana memperlakukan puisi, dan menghormati puisi.

Ia mencontohkan daerah Bali, menurutnya masyarakat disana sangat menghormati sekali dengan budayanya, dimana seluruh unsur bergerak untuk hal tersebut.

“Jadi di Bali seluruhnya bergerak, tapi untuk membentuk itu memang tidak gampang,” katanya.

Lebih jauh, jika ingin mendapatkan predikat Kota Puisi, pemerintah menurutnya juga harus turut berperan aktif dalam penyelesaian persoalan yang ada dalam dunia sastra puisi di Kota Banjarbaru.

Sebab menurutnya, hingga sekarang masih ada terdengar keluhan dari pegiat seni dan sastra di Kota Banjarbaru yang masih harus diselesaikan.

“Artinya kota (Pemko Banjarbaru -red) belum memberikan peluang yang nyaman,” ungkapnya.

Oleh karena itu, meski tidak gampang, menurutnya hal tersebut masih bisa dicapai jika pemerintah mau hadir dalam memfasilitasi seni dan sasta puisi di Kota Banjarbaru.

“Pemerintah harus hadir, bagaimana dia menjembatani atau sebagai fasilitator untuk tujuan-tujuan itu (pencanangan Banjarbaru sebagai Kota Puisi -red), dan juga harapannya pemerintah bisa terbuka dengan isu-isu yang berkaitan dengan puisi, dalam hal ini penyair, penulis, pembaca,” tandasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15

You Might Also Like

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Anjing Liar Resahkan Warga Gang Kancil Banjarbaru, Liana Cari Solusi Penanganan Tanpa Kekerasan

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Jalan Al Jafri Makin Padat, Nurkhalis Tawarkan Opsi Pelebaran atau Drainase Tertutup

Demi Keselamatan Warga, Liana Upayakan Pembenahan Drainase Gang Kancil di Banjarbaru Utara

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?