TERAS7.COM – Mall pelayanan publik menjadi hal yang penting yang disampaikan oleh Bupati Banjar, H. Khalillurrahman ketika membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Banjar tahun 2019 di Hortensia Ballroom Hotel Rodhita Banjarbaru pada kamis pagi (4/4).
Pasalnya, Bupati Banjar yang akrab disapa Guru Khalil ini menjadikan Mall Pelayanan Publik ini menjadi peninggalan dari masa pemerintahannya untuk pemerintahan Kabupaten Banjar yang akan datang.
“Saya berharap Mall Pelayanan Publik Kabupaten Banjar ini bisa diwujudkan pada tahun 2020. Ini hasil studi banding yang saya lakukan ketika berkunjung ke Sidoharjo, Jawa Timur,” ungkapnya.
Mall Pelayanan Publik ini ia maksudkan agar masyarakat dapat memanfaatkan seluruh pelayanan mulai dari mengurus dokumen kependudukan hingga mengurus imigrasi serta urusan perbankan dilakukan dalam satu tempat.

“Bahkan Kantor Urusan Agama (KUA) sampai pelaminan ada disana, jadi masyarakat bisa menikah langsung disana,” kata Guru Khalil.
Ia meminta pada Sekretaris Daerah (Sekda) Banjar, H. Nasrun Syah agar dapat mencarikan lahan yang strategis untuk mewujudkan rencana peninggalan pemerintahannya yang monumental dan bermanfaat bagi masyarakat ini.
Sementara Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbangda) Kabupaten Banjar, Galuh Tantri Narindra akan mengkaji keinginan Bupati Banjar di akhir periode pemerintahannya.

“Nanti akan kita coba kaji lebih lanjut mengenai Mall Pelayanan Publik yang diusulkan oleh Bupati Banjar ini, menurut saya usulan Bupati ini patut dipertimbangkan,” terang Galuh Tantri Narindra.
Alasannya ujar pejabat eselon 2 termuda di Kabupaten Banjar ini, sektor pelayanan publik menjadi salah satu isu strategis dalam pembangunan Kabupaten Banjar yang perlahan bergerak menuju sektor jasa.
“Arah perubahan ke sektor jasa ini harus sudah dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar. Sehingga kita belum bisa memastikan usulan Mall Pelayanan Publik ini akan di mulai,” tutupnya.