Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Meski Dipersilahkan Masuk Ke Kantor DPRD, Ribuan Sopir Batubara Masih Kecewa Karena Tidak Ada Solusi
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Meski Dipersilahkan Masuk Ke Kantor DPRD, Ribuan Sopir Batubara Masih Kecewa Karena Tidak Ada Solusi

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 23 Desember 2021, 09.33
Share
IMG 20211222 WA0042
Tampak ribuan sopir dan sanak keluarganya yang turun ke jalan menggelar aksi damai. (Foto: Istimewa)
SHARE

TERAS7.COM – Meski sudah berusaha melakukan aksi damai di Depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, ribuan sopir angkutan batubara masih belum bisa menggunakan akses jalan hauling tempatnya bekerja di KM 101 Kabupaten Tapin.

Dalam aksi damai itu, ribuan sopir mendesak agar pihak Eksekutif maupun Legislatif segera mencarikan solusi bagi mereka yang sudah tidak dapat bekerja dalam beberapa waktu terakhir.

Ribuan sopir pun bersikukuh akan tetap berada di depan Kantor DPRD Provinsi Kalsel jika tidak mendapatkan solusi atas ketidakjelasan nasib yang mereka alami saat ini.

“Mohon dicarikan solusi, kalau tidak ada kejelasan kami akan tetap berada disini hingga kami mendapat kejelasan tentang nasib kami,” teriak salah seorang sopir. Rabu (22/12/2021).

Dalam aksi kedua kalinya ini para sopir angkutan melakukan Long March ke sejumlah kantor seperti kantor Gubernur Kalsel, Polda Kalsel dan berakhir di depan Kantor DPRD Kalsel, untuk menyuarakan aspirasi mereka.

Baca juga :

Bukan Sekadar Temu Sapa, Supian HK Sebut Silaturahmi Menag RI Momentum Jaga Kerukunan di Kalsel

6 Tahun Belum Tertangani, Pendangkalan Sungai di Batola Jadi Sorotan DPRD Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Perjuangkan Revitalisasi Pipa Air Banjarbakula Masuk Prioritas 2027

Sebagaimana diketahui sebelumnya, aksi damai ini merupakan tindak lanjut atas nasib para sopir yang saat ini sedang tidak bekerja akibat blokade dan police line atau garis polisi di Jalan Hauling Underpass KM 101, Kabupaten Tapin.

IMG 20211222 WA0040
Surat terbuka untuk Presiden, Joko Widodo turut dibentangkan di aksi damai kali ini. (Foto: Istimewa)

Sesuai dengan janji sebelumnya, para sopir turun ke jalan sambil membawa serta istri dan anaknya untuk ikut melakukan aksi damai agar bisa memastikan nasib mereka yang hingga saat ini belum ada kejelasan.

“Kami Meminta Kepada Perwakilan Rakyat, yang terhormat Bapak Ketua DPRD Kalsel agar kami dapat segera bekerja kembali, jangan jadikan kami pengangguran,” ujarnya melalui pengeras suara.

Sembari menyuarakan asipirasinya, sejumlah perwakilan sopir dan kuasa hukumnya, Supiansyah Darham akhirnya dipersilahkan memasuki Kantor DPRD Kalsel untuk duduk bersama Ketua DPRD Supian HK, Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar,
Perwakilan Polda Kalsel Karo Ops Polda Kalsel, Kombes Pol Noor Subchan, guna mencari solusi dan jalan terbaik.

Setelah menerima aspirasi dari perwakilan sopir tadi, Supian HK mengatakan pihaknya pada senin mendatang akan memanggil kedua pimpinan perusahaan baik PT. AGM maupun PT. TCT untuk duduk bersama mencari jalan tengah terkait permasalahan tersebut.

“Akan kita panggil kedua pimpinan untuk duduk bersama mencari jalan solusi dari permasalahan ini, karena disini semua dirugikan, baik perusahaan maupun sopir dan warga,” ungkapnya.

Meski begitu, polisi Partai Golkar ini juga menyatakan akan mencari jalan tengah atau solusi terbaik sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Tambang ini sudah jelas, kalau melintas jalan negara tidak boleh, namun jika ada dispensasi yang bisa menguntungkan sesuai dengan aturan kami siap melanjutkan,” bebernya.

Sementara itu, Karo Ops Polda Kalsel, Kombes Pol Noor Subchan mengatakan garis polisi di jalur hauling batubara KM 101 tersebut bisa dibuka asalkan kedua belah pihak mencabut laporannya di pihak berwenang.

“Kalau kedua belah pihak berdamai dan mencabut laporannya maka selesai,” ucapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, saat ini pihaknya juga tengah mencari solusi atau jalan alternatif sementara agar dapat dilalui masyarakat.

“Kita masih negosiasi mana jalan terbaik yang bisa dilalui masyarakat Tapin-Kandangan,” tambahnya.

Disis lain, ditempat yang sama, pemilik tongkang yang membawahi ribuan buruh, Syafii Maarif tampak kecewa dengan hasil rapat antara ketua DPRD Kalsel, Sekda Kalsel dan Polda Kalsel, Syafii menyayangkan sikap ketua dewan yang belum bisa mengambil keputusan.

IMG 20211222 WA0038
Puluhan polisi yang berjaga mengamankan aksi damai. (Foto: Istimewa)

“Kami sudah tawarkan 4 alternatif seperti, menghargai proses hukum, menghargai negosiasi yang alot, menunggu pembangunan flyover, namun tolong diberi ijin melintas (dispensasi) sementara menunggu-nunggu ketiga hal tadi, kami berharap ada alternatif jalan melintas agar kami bisa bekerja, anak buah kami bisa kerja,” Tutupnya.

Diketahui, hingga saat ini belum ada keputusan terkait pembukaan blokade dan police line, namun para sopir angkutan dijanjikan dengan akan dipertemukannya kedua pimpinan dua perusahaan yakni PT. AGM dan PT. TCT pada Senin mendatang.

Kemudian, apabila salah satu dari kedua pimpinan perusahaan tersebut enggan berhadir maka sesuai dengan janji Ketua DPRD Kalsel, Supian HK bahwa perizinan perusahaan tersebut terancam dibekukan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

Bukan Sekadar Temu Sapa, Supian HK Sebut Silaturahmi Menag RI Momentum Jaga Kerukunan di Kalsel

6 Tahun Belum Tertangani, Pendangkalan Sungai di Batola Jadi Sorotan DPRD Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Perjuangkan Revitalisasi Pipa Air Banjarbakula Masuk Prioritas 2027

Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD

Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?