Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Nestapa Nenek Janah, Hidup Sebatang Kara Bermodalkan Jualan Bensin Eceran
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Nestapa Nenek Janah, Hidup Sebatang Kara Bermodalkan Jualan Bensin Eceran

Daeng Paleppi Orogen
Daeng Paleppi Orogen 14 September 2024, 20.52
Share
IMG 20240914 WA0019
Nenek Janah, perempuan sebatang kara yang andalkan jualan bensin eceran demi bertahan hidup. (Foto: Daeng)
SHARE

TERAS7.COM – Nenek Janah merupakan sosok lansia yang tinggal sendiri di Gang Nusa Indah, Jl. Plajau Indah RT 13, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanbu. Di usianya yang semakin menua, Nenek Janah dihadapkan pada berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesendiriannya, ia berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar yang semakin sulit dicapai. Hidup dalam kondisi fisik yang menurun, nenek ini berusaha tetap independen, meskipun dukungan sosial yang ia terima terbatas.

Hidup seorang diri, di rumah kontrakan, Nenek Janah menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi fisik yang semakin menurun dan dukungan sosial yang terbatas membuatnya berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Meskipun demikian, beberapa tetangga berusaha memberikan dukungan dalam bentuk perhatian dan kunjungan sesekali. Tetapi, sifat bantuan tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan Nenek Janah secara keseluruhan.

Untuk menyambung hidup, serta membayar kontrakan yang ia tempati sebesar 200 ribu, Nenek Janah mengandalkan penjualan Pertalite yang biasa ia lakukan. Ini bukan hanya sebagai sumber pendapatan, tetapi juga sebagai cara untuk berinteraksi dengan masyarakat.

Baca juga :

Perkuat SDM Keagamaan di Balangan, Abdul Hadi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 535 Santri

Bupati Tanah Bumbu Tegaskan Komitmen Bangun Kesejahteraan Sosial

Tanah Bumbu Sukses Jadi Tuan Rumah TKBS PSM Ke-23 Tingkat Provinsi Kalsel

Kondisi fisik Nenek Janah semakin menurun seiring bertambahnya usia, mempengaruhi kemampuannya untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Dukungan yang ada dari tetangga, meskipun berharga, tidak selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya secara keseluruhan. Hal ini menggarisbawahi pentingnya jaringan sosial yang kuat, terutama bagi lansia yang hidup sendiri.

Dengan kurangnya akses ke layanan kesehatan yang memadai dan perawatan jangka panjang, Nenek Janah harus menemukan cara untuk mengatasi kesulitan ini. Oleh karena itu, tantangan yang dihadapinya menggambarkan realitas pahit yang dihadapi oleh banyak lansia di masyarakat kita.

Meskipun Nenek Janah menghadapi banyak kesulitan, beberapa tetangganya menunjukkan kepedulian dengan memberikan dukungan dalam bentuk kunjungan dan perhatian. Dukungan tersebut, meskipun tidak selalu konstan, memberikan sedikit kehangatan dalam hidup Nenek Janah.

Komunitas yang peduli dapat membuat perbedaan besar dalam kehidupan seseorang yang sebatang kara. Namun, bantuan yang bersifat sporadis tidak bisa memenuhi semua kebutuhan. Hal ini menekankan perlunya kesadaran dan keterlibatan yang lebih dalam dari masyarakat sekitar.

Untuk itu, kapabilitas komunitas dalam memberikan dukungan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi lansia seperti Nenek Janah.

Kisah hidupnya memberikan gambaran yang mendalam tentang ketahanan dan semangat manusia di tengah kesulitan. Keberadaan Nenek Janah menjadi cermin bagi kita untuk memahami pentingnya perhatian kepada sesama, terutama yang hidup sendiri.

Di Gang Nusa Indah, ada juga sosok Ibu Murni yang tinggal dengan anak yatim. Keberadaan mereka menggugah tim Posko SatuJiwa untuk menyalurkan bantuan, donasi dari hamba Allah yang telah ikhlas menyisihkan rezekinya untuk peduli, saling berbagi.

Keberadaan sosok-sosok seperti Nenek Janah dan Ibu Murni menjadi cermin pentingnya empati dan kolaborasi dalam komunitas. Kehidupan mereka memperlihatkan bahwa dalam kesulitan, masih ada harapan yang bisa dibagikan.

Posko SatuJiwa, yang dikoordinatori oleh Babinsa Koramil 1022-05/Karang Bintang, Pelda Indro Turseno, berinisiatif untuk memberikan bantuan kepada Nenek Janah dan Ibu Murni. Tim relawan Posko SatuJiwa bergerak dengan tujuan memberikan sembako dan fasilitas lainnya yang dapat meringankan beban hidup mereka.

“Dengan mengedepankan nilai-nilai kepedulian, kita dapat membangun komunitas yang lebih kuat dan ulet. Melalui tindakan sederhana seperti memberikan dukungan moral, fisik, atau finansial, kita berkontribusi pada kesejahteraan bersama. Tindakan kecil ini dapat memiliki dampak yang signifikan dalam mengubah hidup seseorang. Oleh karena itu, mari kita terus mendorong semangat kolaborasi dan empati demi kebaikan bersama,” ajak Pelda Indro.

Inisiatif ini merupakan contoh bagaimana kolaborasi komunitas dapat menghadirkan harapan di tengah kesulitan. Melalui bantuan ini, para penerima merasa diperhatikan dan dihargai, yang mendukung kesehatan mental dan emosional mereka.

Keberadaan Posko SatuJiwa memberikan sebuah model bagi masyarakat tentang pentingnya saling berbagi dan memperhatikan sesama yang membutuhkan.

Keberadaan sosok-sosok seperti Nenek Janah dan Ibu Murni di dalam komunitas menggugah kesadaran akan pentingnya empati dan kolaborasi. Kehidupan mereka merupakan pengingat bahwa dalam kesulitan, masih ada harapan yang bisa dibagikan kepada orang lain.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

20260721 095341
Bibit Pemain Sepak Bola Siap Berlaga Diajang GSI Asahan 2026
20 Juli 2026, 17.54
IMG 20260720 222408
Dugaan Korupsi Seret Dinkes Kabupaten Banjar, Kejari Geledah Kantor dan Sita 48 Dokumen
20 Juli 2026, 22.34
b64aef3c 0611 4575 a009 f17384d9d012
Pemalsuan Dokumen Tanah, Kuasa Hukum PT AGM: “Terdakwa Sudah Beberapa Kali Melakukan Hal Serupa”
21 Juli 2026, 20.20
83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48

You Might Also Like

Perkuat SDM Keagamaan di Balangan, Abdul Hadi Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 535 Santri

Bupati Tanah Bumbu Tegaskan Komitmen Bangun Kesejahteraan Sosial

Tanah Bumbu Sukses Jadi Tuan Rumah TKBS PSM Ke-23 Tingkat Provinsi Kalsel

Intensifkan Penguatan Kapasitas SDM Kesejahteraan Sosial, Dinsos Tabalong Hadirkan Inovasi Ikan Terasi

Hangatnya Lebaran, Emi Lasari Fasilitasi Disabilitas Silaturahmi dengan Gubernur dan Wagub

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?