TERAS7.COM – Penetapan nomor urut bagi pasangan calon (Paslon) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di Kotabaru menjadi momen penting bagi para peserta. Kegiatan ini diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan tujuan memastikan transparansi dan keadilan dalam proses pemilu.
Proses ini tidak hanya melibatkan pengundian nomor urut, tetapi juga menciptakan ruang untuk komunikasi dan deklarasi kampanye damai yang dipatuhi oleh semua Paslon.
Proses penetapan nomor urut dilakukan melalui pengundian yang dilaksanakan secara terbuka. KPU mengundang semua Paslon beserta tim sukses mereka untuk hadir dalam acara tersebut.
Dalam suasana yang penuh harapan, masing-masing Paslon secara bergiliran mengambil nomor antrean untuk menentukan nomor urut mereka dalam kontestasi Pilkada mendatang. Acara ini merupakan langkah awal yang krusial menuju pemilihan yang demokratis.
Acara penetapan berlangsung di Panggung Apung kawasan Siring Laut, sebuah tempat yang dikenal dengan pemandangannya yang indah. Suasana nyaman dan damai di lokasi tersebut menambah khidmat acara, menciptakan rasa kekeluargaan antara Paslon dan masyarakat. Para pendukung masing-masing Paslon juga turut meramaikan suasana dengan semangat dan antusiasme, menunjukkan dukungan mereka terhadap calon-calon pilihan mereka.
Dalam pengundian tersebut, Paslon Rusli-Syairi memperoleh nomor urut 1, diikuti oleh Fatma-Said Akhmad yang mendapatkan nomor urut 2, dan Iqbal Yudiannoor-Surya Wahyudi dengan nomor urut 3. Pembagian nomor urut ini menjadi simbol awal bagi ketiga Paslon untuk memulai kampanye mereka. Penetapan ini juga menandakan persaingan yang akan semakin ketat menjelang hari pemungutan suara.
Setelah pengundian, semua Paslon melakukan penandatanganan berita acara yang menjadi bukti kesepakatan untuk menjalankan kampanye dengan damai.
Deklarasi kampanye damai yang dibacakan Andi Muhammad Saidi selaku Ketua KPU Kotabaru diikuti Paslon dan penyelenggara pemilu mencerminkan komitmen mereka untuk menjalankan proses demokrasi dengan penuh tanggung jawab. Momen ini menjadi simbol harapan akan terciptanya Pilkada yang kondusif dan membuat demokrasi di Kotabaru semakin berkualitas.