Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pelajaran Agama Dihapus, Kadisdikbud Kalsel: Itu Hoax!
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pelajaran Agama Dihapus, Kadisdikbud Kalsel: Itu Hoax!

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 25 Maret 2021, 16.50
Share
IMG 20210325 WA0033
SHARE

TERAS7.COM – Beberapa waktu lalu beredar informasi bahwa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, berencana menghapus Pelajaran Agama dari kurikulum pendidikan di Indonesia.

Saat ditanyakan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, HM Yusuf Effendi saat dijumpai jurnalis Teras7.com di ruang kerjanya langsung membantah perihal tersebut.

“Itu hanya hoax atau tidak benar adanya,” ujarnya. Kamis (25/03/2021).

Menurutnya ini hanya kesalahpahaman terkait Peta Jalan Pendidikan oleh Kemendikbud, yang mana dalam draf itu, memang frasa agama tidak disebutkan, sehingga hal tersebutlah yang ditanggapi sebagian orang sebagai penghapusan pelajaran agama.

“Kemendikbud sendiri tidak ada niat untuk menghilangkan, jadi pembelajaran agama itu tetap ada,” katanya.

Baca juga :

Lagi! Disdikbud Kalsel Realisasi Janji Kampanye Gubernur, 150 Beasiswa Luar Negeri Disiapkan

Janji Kampanye Muhidin-Hasnur Ditunaikan, Disdikbud Kalsel Perkuat Pendidikan Kesetaraan

Disiplin Administrasi Berbuah Penghargaan, Disdikbud Kalsel Raih Apresiasi DAK Non-Fisik 2025

Jikalau nanti pemerintah pusat melalui Kemendikbud RI benar menghapus Pelajaran Agama, Yusuf berjanji pihaknya akan memperjuangkan agar pelajaran tersebut tetap ada di dalam kurikulum pendidikan.

“Misalkan pemerintah pusat menghilangkan, kita akan memperjuangkan agar pembelajaran agama tetap dipertahankan,” ucapnya.

Hal tersebut dapat dilakukan pihaknya, karena menurut Yusuf, Kalsel memiliki regulasi yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Pelajaran Agama sendiri menurut Yusuf sangat penting. Hal tersebut berkaca dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang berakar pada nilai-nilai agama.

“Artinya UU ini memberikan amanat bahwa Iman dan Taqwa (IMTAQ) lebih dulu dikedepankan, setelah itu baru Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), jadi pembelajaran agama itu penting perannya,” jelasnya.

Yusuf yakin bahwa penghapusan pelajaran agama dari kurikulum pendidikan di Indonesia tidak mungkin terjadi. Polemik yang terjadi sebelumnya itu menurutnya hanya perbedaan presepsi saja.

Sementara itu, Erika salah seorang masyarakat Martapura mengatakan bahwa pelajaran agama di dalam kurikulum pendidikan sampai kapanpun harus tetap eksis.

“Harus tetap ada, karena kalau agama dihapuskan, bagamaina dengan kekuatan spiritual keagamaan peserta didik nantinya, jadi harus tetap ada,” tegasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34

You Might Also Like

Lagi! Disdikbud Kalsel Realisasi Janji Kampanye Gubernur, 150 Beasiswa Luar Negeri Disiapkan

Janji Kampanye Muhidin-Hasnur Ditunaikan, Disdikbud Kalsel Perkuat Pendidikan Kesetaraan

Disiplin Administrasi Berbuah Penghargaan, Disdikbud Kalsel Raih Apresiasi DAK Non-Fisik 2025

Kinerja Cemerlang, Disdikbud Kalsel Borong Dua Penghargaan Sekaligus di AMPK 2025

Lama Menghilang, Madun Klarifikasi Soal Perseteruan dengan Amalia, Dirinya Mengaku Siap Memaafkan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?