Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pelaku Usaha di Kalsel Diminta Adaptif Hadapi Regulasi Ekspor-Impor Global
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pelaku Usaha di Kalsel Diminta Adaptif Hadapi Regulasi Ekspor-Impor Global

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 4 November 2025, 14.09
Share
58008670 6717 41c3 9f17 df0f1d6239d1
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan saat Sosialisasi Kebijakan Perdagangan Luar Negeri di Banjarmasin. (Foto: MC Kalsel)
SHARE

TERAS7.COM – Pelaku usaha di Kalimantan Selatan diminta terus beradaptasi dengan perubahan kebijakan perdagangan internasional agar tetap kompetitif di pasar global.

Pesan ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Perdagangan Luar Negeri yang digelar di Banjarmasin, Selasa (04/11/2025).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI serta Kantor Wilayah Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Selatan itu diikuti oleh 40 pelaku usaha ekspor-impor dari berbagai sektor unggulan Banua.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan mengatakan, sosialisasi ini menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk memperbarui pengetahuan terkait kebijakan ekspor-impor yang terus berkembang.

“Ada kebijakan-kebijakan baru yang perlu mereka ketahui. Kita berharap pelaku usaha di Kalimantan Selatan bisa melaksanakan kegiatan ekspor dan impornya dengan lancar, karena kalau usaha mereka maju, tentu ekonomi Banua juga akan semakin baik,” ujar Ahmad Bagiawan.

Baca juga :

Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kemudahan berusaha bagi pelaku usaha di daerah.

“Giat hari ini kita mengundang 40 pelaku usaha di Banua dari berbagai bidang. Tujuh komoditas ekspor utama kita semuanya hadir — mulai dari batubara, rotan, kayu lapis, sawit, hingga hasil perikanan. Ini bentuk perhatian Dinas Perdagangan agar pelaku usaha kita bisa melakukan ekspor dan impor dengan lebih mudah,” jelasnya.

Ahmad menambahkan, dinamika regulasi global menuntut kesiapan pelaku usaha untuk menyesuaikan diri. Ia mencontohkan sektor pertambangan yang masih menjadi tulang punggung ekspor Kalimantan Selatan dengan nilai signifikan.

“Nilai ekspor batubara kita cukup besar. Berdasarkan data bulan Agustus lalu, total nilai ekspor dari sektor ini mencapai sekitar US$169 miliar. Ini menunjukkan besarnya potensi ekonomi yang dihasilkan dari sektor perdagangan luar negeri,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyoroti potensi besar dari sektor perikanan. Dibukanya penerbangan langsung Banjarmasin–Malaysia pada Oktober lalu dinilai akan membuka peluang baru bagi ekspor produk laut asal Kalsel.

“Adanya direct flight ke Malaysia membuka peluang baru. Produk seperti kepiting, cumi, ikan, dan belut yang sebelumnya harus diekspor lewat Surabaya atau Jakarta, kini bisa langsung dikirim dari Bandara Syamsudin Noor. Ini jelas menghemat biaya dan waktu bagi pelaku usaha perikanan,” jelas Gia, sapaan akrabnya.

Ia menekankan pentingnya penyesuaian produk dengan standar internasional agar komoditas ekspor Kalsel tetap memiliki daya saing tinggi.

“Kiita berharap produk perikanan kita bisa menyesuaikan dengan kebutuhan pasar ekspor. Misalnya, ukuran kepiting atau kerapu yang diminta negara tujuan itu sangat spesifik. Kalau tidak sesuai, harganya bisa turun jauh. Jadi penyesuaian ini penting agar daya saing produk kita tetap tinggi,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Dinas Perdagangan Kalsel berkomitmen terus memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga teknis lainnya untuk menjaga keberlanjutan ekspor daerah di tengah dinamika kebijakan perdagangan global.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25

You Might Also Like

Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Jalan Al Jafri Makin Padat, Nurkhalis Tawarkan Opsi Pelebaran atau Drainase Tertutup

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?