Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pembenahan Sekumpul Perlu Keterlibatan Masyarakat
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pembenahan Sekumpul Perlu Keterlibatan Masyarakat

Rizki Saputera
Rizki Saputera 21 Juni 2019, 18.58
Share
WhatsApp Image 2019 06 21 at 14.17.07
Rencana pembangunan drainase Jalan Sekumpul
SHARE

TERAS7.COM – Penyumbatan drainase yang sering terjadi hingga mengakibatkan genangan air saat hujan deras di jalan Sekumpul, Pemerintah Kabupaten Banjar telah melakukan penyusunan master plan untuk rencana pembangunan drainase.

Rencana pembangunan drainase ini memiliki panjang 2,4 Kilometer, sepanjang jalan Sekumpul mulai dari persimpangan lampu merah Ahmad Yani, sampai simpang tiga Jalan Sekumpul Ujung.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banjar, M. Hilman mengatakan sebelumnya pemerintah daerah sudah mengadakan beberapa kali pertemuan dengan Camat, RT, RW dan masyarakat setempat membicarakan rencana tersebut, hingga tahap saat ini penyusunan master plan strategi pembangunan drainase.

“Langkah pertama yang kami lakukan, kami ingin menyelesaikan masalah itu secara menyeluruh. Genangan air idealnya maksimum 2 kali dalam setahun dengan ketinggian 30 sentimeter selama 2 jam, ini juga menjadi dasar rencana kita,” ujarnya kepada Teras7.com pada Jum’at (21/06).

WhatsApp Image 2019 06 21 at 20.03.50
Kepala Dinas PUPR Banjar, M. Hilman

Secara fungsi, Drainase modern bukan untuk mengalihkan air sebanyak mungkin, tetapi bagaimana bisa menahan air sebanyaknya dan mengeluarkan air sedikit-dikitnya.

Baca juga :

Pemkab Balangan Rencanakan Pelebaran Tiga Ruas Jalan Jalur A. Yani

Genangan air yang terjadi di Sekumpul, tidak hanya disebabkan air hujan, tetapi juga akibat saluran air yang masih belum tertata, bahkan air juga mengalir dari wilayah Banjarbaru masuk dalam saluran air yang mengarah ke wilayah Sekumpul Martapura.

Salah satu Calon Sekertaris Daerah Kabupaten Banjar ini melanjutkan, masalah saluran air yang terjadi di Sekumpul cukup menyeluruh, yang mana tidak hanya mengatasi saluran tetapi juga tentang penataan kota, baik jalan maupun bangunan, tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit.

WhatsApp Image 2019 06 21 at 20.03.43
Jalan Sekumpul depan Gerbang Komplek Ar Raudhah

“Kalau perhitungan kita, dengan anggaran yang ada sekarang masih belum bisa memenuhi, pembangunan ini harus dilakukan bersama sama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” tambahnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka Jalan sekumpul tidak hanya dilakukan pembenahan pada bagian drainase saja, tetapi juga membutuhkan embung sebagai tempat penampungan air untuk mengontrol debit keluar masuk air.

“Untuk itu, dari pencanaan ini, dibutuhkan 3 embung sebagai tempat penampungan air dan mengontrol keluar masuknya air,” ucapnya.

Rencana pembangun drainase ini juga dibutuhkan pelebaran jalan di sepanjang Sekumpul, 2 sampai 3 meter kiri dan kanan jalan, maka dari itu M. Hilman berharap rencana ini bisa dibdukung semua masyarakat dalam proses pembebasan lahan.

WhatsApp Image 2019 06 21 at 14.17.07
Rencana pembangunan drainase dan pelebaran Jalan Sekumpul

“Dari perencanaan ini membutuhkan anggaran sebanyak 41,379 miliar, dan ini masih belum masuk biaya untuk pembebasan lahan, di sepanjang jalan Sekumpul,” terangnya.

Sekumpul Martapura merupakan tempat yang sangat dikenal sebagai tempat wisata religi, yang mana diketahui, dengan adanya kubah Guru Sekumpul wilayah ini tidak pernah sepi setiap harinya, apa lagi saat haul satu tahun sekali yang dikunjungi jutaan orang.

Menurutnya dengan rencana penaatan yang telah disusun dalam master plan, pemerintah menginginkan bangunan dan jalan juga tertata dengan baik dan rapi, sehingga Sekumpul menarik dan ramai dikunjungi sebagai tempat wisata religi.

Sebelum sesudah
Tampak penampilan Jalan Sekumpul sebelum pembangunan dan pasca pembangunan

Rencana pembangunan ini mendapat respon dari masyarakat Sekumpul, salah satunya adalah Hj. Anis (42) yang kediamannya berada pinggir jalan Sekumpul, tepatnya di depan Gang Nusantara dekat Pasar Ridho Sekumpul.

Hj. Anis mengatakan ia setuju dengan rencana pemerintah ini, terutama untuk kebaikan masyarakat umum.

“Saya setuju saja dan tak masalah, asal ada ganti rugi saja. Di depan rumah juga sering banjir jika hujan. Walaupun tidak masuk ke rumah, cuma di teras saja tapi cukup mengganggu. Jadi saya setuju saja jika nanti dibangun,” katanya.

WhatsApp Image 2019 06 21 at 20.07.02
Rumah Hj. Anis ini berada di pinggir Jalan Sekumpul dekat Pasar Ridho Sekumpul

Walaupun rencana pembangunan drainase dan pelebaran jalan tersebut membuat hampir sepertiga bagian rumahnya terdampak, ia tak berencana untuk menjual rumahnya.

“Tak ada rencana untuk pindah, walaupun terdampak pembangunan. Karena rumah saya sempit karena ukurannya hanya 10 kali 9 meter saja. Jadi mau minta izin dari pemerintah supaya bisa membangun jadi dua tingkat,” ujar Hj. Anis.

Selain itu dengan ramainya jamaah yang berziarah ke makam Guru Sekumpul dan membawa berkah bagi keluarganya yang berdagang buah-buahan, membuat ia enggan untuk pindah.

Sementara warga Sekumpul yang lain, Siti Raudah (36) mengatakan ia setuju-setuju saja dengan rencana pemerintah ini.

WhatsApp Image 2019 06 21 at 20.07.03
Warung milik Siti Raudah yang berada di samping jalan Sekumpul ini juga bakalan terkena dampak pembangunan drainase dan pelebaran jalan Sekumpul

“Setuju-setuju saja, walau rumah ini bukan milik saya, tetapi sewa dari ayah angkat saya. Rumah yang didepannya ada warung saya ini katanya terkena rencana pembangunan sekitar 2-3 meter,” ungkapnya.

Selain itu banjir yang sering menggenang usai hujan deras di jalan Sekumpul juga turut mengganggu perempuan yang tinggal di Jalan Sekumpul di samping Gang Soewardi ini.

“Saya tak ada masalah jika terkena dampak, apalagi bagus jika dibikinkan drainase, jadi tidak banjir lagi disini,” jelasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
1 Review 1 Review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Pemkab Balangan Rencanakan Pelebaran Tiga Ruas Jalan Jalur A. Yani

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?