TERAS7.COM – Memasuki bulan Ramadan 1443 Hijriyah, angka penyebaran Covid-19 di Indonesia mulai menurun, dimana pemerintah pusat mulai mengurangi pembatasan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pelonggaran tersebut diantaranya adalah mengizinkan umat muslim untuk melakukan salat tarawih berjemaah dengan menerapkan protokol kesehatan, dan juga memperolehkan mudik Lebaran, namun dengan syarat sudah mendapat vaksin booster.
Sejalan dengan situasi secara nasional, kondisi di Kabupaten Banjar tren kasus Covid-19 terus menurun, dimana pelonggaran tersebut membawa angin segar.
Bupati Banjar Saidi Mansyur pada akhir Maret 2022 yang lalu mengungkapkan pihaknya menyambut baik keputusan pemerintah pusat tersebut.
“Terkait hal itu, kita sambut baik arahan presiden seperti sudah boleh mudik saat lebaran dan bisa tarawih, namun tetap kewaspadaan harus tetap ditingkatkan dengan menerapkan protokol kesehatan walau tren menurun,” katanya.
Pihaknya lanjut Saidi Mansyur ingin menindaklanjuti arahan dari Pemerintah Pusat tersebut.
“Kami dari pemerintah daerah juga sangat menginginkan terus menindaklanjuti beberapa arahan pusat dan ini merupakan kegembiraan bagi kami umat Islam dimana orang beribadah tak lagi diatur sehingga kekusyukan ramadan bisa kita sambut dengan rasa syukur,” katanya.
Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar Yasna mengungkapkan kasus Covid-19 sudah terkontrol dan menurun jauh dibandingkan beberapa minggu sebelumnya.
“Insya Allah mulai menurun dibandingkan kasus pada minggu ke 3 bulan Februari lalu. Sekarang kita sudah di level 2, sudah jauh turun dari puncak pada Februari 2022,” jelasnya.
Berdasarkan data dari Dinkes Banjar hingga akhir Maret 2022, sejak pertengahan Januari 2022 total ada 1.661, kasus, dimana jumlah kesembuhan mencapai 1.558 kasus, sementara meninggal dunia mencapai 8 orang.
Dimana 7 diantara korban meninggal belum di vaksin, sementara 1 orang baru di vaksin pertama.