TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Banjar melakukan kaji tiru pada Pemerintah Kota Surakarta tentang Konvergensi Penurunan Stunting, dalam kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Surakarta Provinsi Jawa Tengah, Jumat (03/22/2023).
Wakil Bupati Banjar Idrus Al Habsyie menyampaikan, maksud dari kaji tiru ialah menggali dan memahami lebih dalam terkait lonvergansi perencanaan serta penganggaran untuk upaya penurunan stunting.
Meski kata Wakil Bupati, Kabupaten Banjar telah mengambil langkah yang signifikan dalam menanganinya, tetapi disadari masih banyak tantangan yang harus dihadpi.
”Oleh karena itu, kami sangat ingin diberi kesempatan belajar dari pengalaman Kota Surakarta yang menurut kami telah berhasil mengimplementasikan strategi perencanaan dan penganggaran yangefektif dalam menangani stunting,” bebernya.
Idur mengharapkan, dari kerjasama yang baik ini kedua belah pihak dapat mencapai hasil signifikan untuk mengurangi angka stunting di daerah masing-masing.
Sementara itu Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banjar Siti Hamidah mengatakan, pertemuan tersebut diterima oleh Sekda Kota Surakarta, Kepala Bappeda dan anggota TPPS lainnya, membahas terkait konvergensi perencanaan dan penganggaran penurunan stunting yang telah dilakukan Pemko Surakarta serta inovasi yang mendukung pencegahan dan penanganan stunting.
Hamidah melanjutkan, membahas kiat-kiat untuk penangan stunting serta capaian yang telah diperoleh Pemko Surakarta dalam percepatan penurunan stunting.
”Kaji tiru ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan dapat diadopsi oleh Pemkab Banjar dalam perencanaan dan penganggaran dalam rangka penanganan stunting yang lebih baik lagi,” katanya.
Kaji Tiru in juga dihadiri Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah , Kepala DKISP Banjar HM Aidil Basith, Kasubbid Pembangunan Manusia, dan Kasubbid Pemerintahan Kecamatan.