Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pemko Banjarbaru Soroti Tingginya Dispensasi Nikah, Dorong Kolaborasi Cegah Perkawinan Anak
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pemko Banjarbaru Soroti Tingginya Dispensasi Nikah, Dorong Kolaborasi Cegah Perkawinan Anak

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 12 Februari 2026, 21.54
Share
MCB06558bjbtv
Staf Ahli Wali Kota Banjarbaru Bidang Hukum dan Politik, Marhain Rahman, menghadiri Dialog Kebijakan Publik di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan. (Foto: Prokopim Banjarbaru)
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan perkawinan anak di bawah usia 19 tahun. Hal tersebut disampaikan dalam Dialog Kebijakan Publik 1 yang digelar oleh Basa Kalimantan Wiki di Aula Pangeran Samudera Lantai 2, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan (BPMP) di Kota Banjarbaru, Kamis (12/02/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang Lomba Beropini Perkawinan Anak di Bawah 19 Tahun. Forum ini menjadi ruang diskusi untuk mengkaji berbagai faktor yang menyebabkan masih tingginya angka dispensasi nikah, sekaligus mencari solusi bersama melalui pendekatan edukasi keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, diwakili Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum dan Politik, Marhain Rahman, menyampaikan bahwa dialog kebijakan ini diharapkan mampu mengungkap akar persoalan perkawinan anak secara lebih menyeluruh.

“Melalui dialog ini, saya berharap kita bisa membedah apa yang membuat angka dispensasi nikah masih tinggi, bagaimana peran edukasi di tingkat keluarga dan sekolah, serta bagaimana kebijakan kita dapat mempersempit ruang terjadinya pernikahan dini tanpa mengesampingkan hukum agama dan norma yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mengajak para tokoh agama serta tokoh masyarakat untuk berperan aktif membantu pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai dampak sosial, kesehatan, serta masa depan anak akibat perkawinan usia dini.

Baca juga :

Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona

Bagikan Busana Muslim, Wali Kota Lisa Halaby Hadirkan Kebahagiaan Bagi Lansia di Panti

Perangkat Daerah di Banjarbaru Diminta Lebih Cepat Pahami Perubahan Regulasi

Selain itu, Marhain Rahman menekankan pentingnya sinergi lintas sektor di lingkungan pemerintah daerah. Seluruh perangkat daerah diminta memastikan kebijakan yang diambil saling mendukung, mulai dari peningkatan akses pendidikan hingga penguatan layanan konseling bagi remaja.

“Pencegahan pernikahan dini hanya dapat berhasil secara optimal apabila dilaksanakan bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat, dengan kebijakan yang saling mendukung dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba opini tentang perkawinan anak di bawah usia 19 tahun. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kepedulian generasi muda dalam menyuarakan pandangan kritis serta solusi terhadap persoalan sosial di masyarakat.

Melalui dialog kebijakan ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap dapat merumuskan langkah-langkah konkret dan kolaboratif untuk menekan angka perkawinan anak, sekaligus mendorong terwujudnya generasi muda yang sehat, berpendidikan, dan berdaya saing.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25

You Might Also Like

Pasar Murah Bersubsidi Banjarbaru Tuntas di 5 Kelurahan, Gas 3 Kg Jadi Primadona

Bagikan Busana Muslim, Wali Kota Lisa Halaby Hadirkan Kebahagiaan Bagi Lansia di Panti

Perangkat Daerah di Banjarbaru Diminta Lebih Cepat Pahami Perubahan Regulasi

Ribuan Warga Banjarbaru Nobar Final ASEAN Cup, Euforia Pecah Saat Indonesia Juara

7 Tahun Menanti, Jalan Tekukur Akhirnya Diperkeras, Warga: Terima Kasih Ibu Wali Kota

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?