TERAS7.COM – Air merupakan kebutuhan untuk para petani, apalagi saat musim panas seperti ini, air akan mengalami kesurutan diakibatkan kedangkalan aliran.
Seperti yang terjadi di Desa Limamar, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar saat ini mengalami penyusutan air, dimana membuat para petani jadi kesulitan untuk mengalirkan air ke sawah.
Hal ini dibenarkan oleh salah satu petani wanita, Nur Janah, ia mengatakan, jika dikondisi seperti sekarang ini terpaksa mengambil air dari sungai ke sawah menggunakan mesin.
“Kalau tidak punya menunggu hujan, dikeranakan keterbatasan mesin untuk mengalirkan air,” ungkapnya, Senin (12/06/2023).
Ia berharap agar pemerintah membantu untuk penyaluran air dari sungai ke sawah agar lebih mudah tanpa menggunakan mesin untuk mengambil air.

“Kalau tidak ada air, tidak menjadi benih padi,” ucapnya.
Sementera itu petani lain, Fathur Rahim mengaku, jika kendala untuk saat ini sungai menyempit serta dangkal, sehingga pihak warga meminta untuk pemerintah daerah untuk melakukan pengerukan.
“Sementara menggunakan mesin air untuk mengairi, listriknya kita membawa genset masing-masing,” jelasnya
Di tempat bersamaan, Kepala Desa Limamar, Syaful Akrabin mengatakan, perairan untuk saat ini kurang baik, karena semua petani disini mengharapkan air dari sungai.

“Saat ini sudah masuk ke musim kemarau dan sungai juga terbilang dangkal,” jelasnya.
Ia berharap kepada dinas terkait agar kiranya dapat membantu masyarakat Desa Limamar untuk melakukan pengerukan sungai yang digunakan sebagai pengaliran air sawah.
“Bendungan untuk buka tutup yang dibuat oleh warga Limamar sudah lumayan tua, serta pondasi sudah rusak dan harapannya di perbaiki,” ungkapnya.
Di tempat yang lain tokoh masyarakat Limamar, Musyawarat mengatakan sungai tersebut sudah dangkal yang menjadi air utama bagi petani.
“Saya berharap kepada pemerintah daerah terkait melakukan bantuan yang berupa pengerukan,” harapnya.
Musa menyebut, faktor kedangkalan yakni disebabkan oleh lumpur dan sampah dengan ketinggian tumpukannya mencampai 2 meter.
“Saya berharap dapat normalisasi sungai dan bendungan untuk perairan sungai dapat diperbaiki,” pungkasnya.