Sirajoni juga mengingatkan akan bahaya paham radikal yang bertentangan dengan semangat Pancasila.
“Radikalisme jelas bertentangan dengan Pancasila yang sangat menghargai kebhinekaan. Karena itu, kita harus terus memperkuat Pancasila yang memungkinkan kita hidup damai, harmonis, dan penuh toleransi dalam bingkai NKRI,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sirajoni menekankan pentingnya menanamkan nilai Pancasila sejak dini, terutama pada generasi muda sebagai penerus bangsa.
Menurutnya, pendidikan ideologi harus terus dikembangkan agar nilai luhur Pancasila tidak sekadar dikenang, tetapi benar-benar dihidupi dalam setiap aspek kehidupan.
“Nilai-nilai Pancasila harus terus hidup dan relevan agar bisa menjadi benteng dalam menghadapi setiap tantangan zaman,” pungkasnya.