TERAS7.COM – Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang digelar secara nasional, dengan pusat kegiatan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/01/2026) lalu, berlangsung aman dan lancar.
Kelancaran agenda kenegaraan tersebut tidak lepas dari kesiapsiagaan PT PLN (Persero) yang memastikan keandalan pasokan listrik selama seluruh rangkaian kegiatan.
PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menurunkan sebanyak 68 petugas siaga yang ditempatkan di sejumlah titik strategis. Seluruh personel disiagakan untuk menjaga stabilitas kelistrikan agar tidak terjadi gangguan selama acara berlangsung.
General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, mengatakan bahwa PLN selalu siap mendukung agenda berskala besar, termasuk kegiatan kenegaraan yang membutuhkan tingkat keandalan dan pengamanan kelistrikan tinggi.
“Kelistrikan memiliki peran vital dalam mendukung kelancaran kegiatan nasional. Karena itu, PLN melakukan persiapan menyeluruh, mulai dari perencanaan teknis, kesiapan personel, hingga sistem pengamanan berlapis,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, PLN juga menyiapkan tujuh unit Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan total daya 772 kVA untuk mengamankan pasokan listrik dari potensi gangguan.
Tak hanya itu, lima posko siaga turut dibentuk dan ditempatkan di lokasi-lokasi penting sebagai pusat pemantauan dan koordinasi. Melalui posko tersebut, kondisi kelistrikan dapat dipantau secara real time sehingga respons cepat dapat dilakukan bila diperlukan.
Kesiapan PLN ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan melalui program Sekolah Rakyat. Dukungan pasokan listrik yang andal menjadi fondasi penting agar program nasional tersebut dapat berjalan optimal.
Melalui pengamanan kelistrikan yang maksimal, PLN UID Kalselteng kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan agenda nasional serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.