Hal senada disampaikan Kasubbid Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Ariansyah. Ia mengapresiasi langkah PLN yang secara konsisten menggelar latihan tanggap darurat.
“Keselamatan harus jadi prioritas utama. Kami melihat kesiapan PLN bukan hanya untuk melindungi pegawainya, tetapi juga memastikan pelayanan tetap berjalan. Ini bisa jadi standar yang patut dicontoh,” ujarnya.
Manager Keamanan, Keselamatan Ketenagalistrikan, dan Lingkungan PLN UID Kalselteng, Jamaluddin, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala.
“Dengan kesiapan yang lebih baik, PLN bisa bergerak lebih cepat dalam kondisi darurat dan segera memulihkan keandalan layanan listrik bagi masyarakat,” kata Jamaluddin.
Melalui simulasi ini, PLN UID Kalselteng menegaskan komitmennya untuk selalu siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana, memastikan layanan listrik bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah tetap andal, cepat, dan aman.