TERAS7.COM – Tahun ini, Pemerintah Kota Banjarbaru akan melakukan peninjauan ulang terhadap capaian program Smartcity yang sudah digagas sejak tahun 2017 tersebut.
Diketahui sebelumnya program Banjarbaru Smartcity pertama kali digagas pada tahun 2017 oleh Walikota Banjarbaru saat itu, Nadjmi Adhani.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjarbaru, Iwan Hermawan saat dijumpai di ruang kerjanya. Jumat (07/01/2022).

“Untuk tahun 2022 tentunya kita harus melakukan review kembali, apakah yang sudah kita inginkan kemarin tercapai atau belum, kalau misalnya belum akan kita evaluasi apa saja program yang belum tercapai dan sudah tercapai,” ujar Iwan.
Program Banjarbaru Smartcity yang digagas oleh Walikota dan Kadiskominfo saat itu, dikatakannya sudah sesuai dengan master plan dan mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).
Dengan adanya Walikota baru yang melanjutkan program Banjarbaru Smartcity saat ini, tentunya menurut Iwan, harus menyesuaikan kembali dengan visi dan misi yang baru.
Adapun program Smartcity ini memiliki sedikitnya 6 pilar penting didalamnya, diantaranya Smart Governance (Tata Kelola Pemerintahan Yang Cerdas), Smart Society (Masyarakat Yang Cerdas), Smart Economy (Ekonomi Yang Cerdas), Smart Branding (Pencitraan Yang Cerdas), Smart Living (Cara Hidup Yang Cerdas) dan Smart Environment (Pengelolaan Lingkungan Yang Cerdas).
Dari ke 6 pilar itu, Iwan mengatakan secara umum masing-masing pilar sudah mewujudkan program Banjarbaru Smartcity, namun tersendat karena belum ada tindak lanjut.
“Secara umum program di masing-masing pilar itu sudah tecapai, tapi mungkin tindak lanjutnya saja lagi dari program itu, karena program yang baik itu adalah program yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Lebih jauh ia mengatakan, program Banjarbaru Smartcity yang sudah dijalankan sebelumnya memiliki capaian yang cukup bagus, hanya saja terkendala akibat adanya Pandemi Covid-19.
Meski terkendala pandemi Covid-19, Iwan mengatakan pihaknya tidak akan patah semangat, dan di tahun ini akan tetap menjalankan program Banjarbaru Smartcity.
“Dengan adanya Covid-19 anggaran berkurang, tapi ini tidak menyurutkan semangat kita melaksanakan program Smartcity,” tegasnya.
Maka dari itu, di tahun ini, Iwan mengatakan pihaknya akan merumuskan kembali program prioritas Smartcity bersama dengan jajaran SKPD di Banjarbaru.
“Tahun 2022 tetap jalan, jadi nanti kita rumuskan kembali dengan SKPD, apa saja yang bisa ditonjolkan menjadi program prioritas,” tandasnya.