TERAS7.COM – Upaya menumbuhkan minat baca di kalangan anak-anak terus dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Banjar. Salah satunya melalui penyelenggaraan Lomba Bertutur tingkat SD/MI yang digelar di Aula Dispersip Banjar, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tahunan tersebut mendapat sambutan positif dari para pelajar. Tahun ini jumlah peserta yang mengikuti lomba mengalami peningkatan dibanding pelaksanaan sebelumnya, dengan perwakilan berasal dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Banjar.
Kepala Dispersip Kabupaten Banjar, Kencana Wati, mengatakan sekitar 50 peserta mengikuti tahapan seleksi awal. Mereka berasal dari 10 kecamatan yang mengirimkan wakil terbaiknya untuk berkompetisi.
Menurutnya, tingginya partisipasi peserta menunjukkan semakin besarnya perhatian sekolah maupun orang tua terhadap pengembangan kemampuan literasi dan keterampilan berbicara anak.
Dalam pelaksanaannya, Dispersip menerapkan sistem seleksi bertahap. Peserta terlebih dahulu mengirimkan video penampilan yang kemudian dinilai oleh dewan juri secara daring. Proses seleksi berlangsung selama kurang lebih satu bulan hingga menghasilkan 15 finalis terbaik yang berhak tampil pada babak puncak.
“Peserta yang mengikuti lomba merupakan siswa kelas 4 dan 5 SD/MI. Ketentuan tersebut disesuaikan dengan petunjuk teknis yang ditetapkan Perpustakaan Nasional,” ujar Kencana.
Ia menjelaskan, lomba bertutur tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran yang mendorong anak-anak untuk membaca, memahami isi cerita, serta menyampaikannya kembali secara runtut dan menarik.
Melalui proses tersebut, peserta dituntut menguasai materi bacaan secara menyeluruh, mulai dari memahami alur cerita, penggunaan bahasa, hingga teknik penyampaian di hadapan audiens.
Dispersip Banjar berharap kegiatan ini dapat mendukung program peningkatan literasi yang menjadi perhatian pemerintah, sekaligus membangun kebiasaan membaca sejak usia dini di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat.
Pada babak final, dewan juri menilai kemampuan para peserta untuk menentukan juara pertama hingga juara harapan tiga. Selain memperebutkan gelar terbaik, para peserta juga diharapkan memperoleh pengalaman yang dapat meningkatkan kepercayaan diri serta kecintaan terhadap dunia literasi.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah Dispersip Banjar dalam memperkuat budaya membaca di kalangan generasi muda agar terus berkembang secara berkelanjutan.