Siti Nadia dari Kementerian Kesehatan memastikan jumlah tenaga kesehatan saat ini masih mencukupi untuk menangani lonjakan kasus di sejumlah daerah. Meski begitu, pihaknya telah menyiapkan relawan untuk mengantisipasi kekurangan tenaga kesehatan di wilayah dengan lonjakan kasus tinggi.
“Tenaga kesehatan masih cukup, tapi memang ada yang kita tambahkan relawan,” kata Siti.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan pers harian mengatakan pemerintah bakal berkaca dari pengalaman lonjakan kasus pada tahun lalu dalam merespons kejadian saat ini.
“Dengan sumber daya yang tentunya meningkat dibandingkan tahun lalu, seharusnya dapat menjadi modal yang kuat dalam memperbaiki penanganan COVID-19 pada tahun ini,” kata Wiku.
“Pemerintah perlu untuk terus menguatkan penanganan hingga level terkecil dengan melakukan tindakan-tindakan konkret dalam keadaan genting.”

Data Kemenkes per 31 Desember 2020 mencatat Indonesia memiliki 1.500.541 tenaga kesehatan dengan jumlah perawat mencapai 460.267 orang dan tenaga medis atau profesi dokter 123.691 orang.
Hingga pekan pertama Juni 2021, sebanyak 374 dokter meninggal dunia akibat COVID-19 yang terdiri dari 210 dokter umum, 159 dokter spesialis, dan lima dokter residen, sebut Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Pemerintah belum memutuskan kebijakan pelarangan mobilitas atau lockdown untuk wilayah zona merah di Indonesia.
sumber : benarnews.org foto : @rsuddr.loekmonohadikudus