TERAS7.COM – Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar menggelar Turnamen Tenis Lapangan Kajari Banjar Cup Tahun 2019 di Lapangan Tenis Kayu Tangi Jalan Albasia Martapura, Kabupaten Banjar pada Jum’at (12/7).
Turnamen yang dilaksanakan dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-59 ini diikuti oleh 126 peserta dari Kalselteng dengan kategori umur 12 tahun sebanyak 16 orang dan umur 45 tahun sebanyak 55 pasang.
Pukulan pertama Penjabat Sekda Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana dan Kejari Banjar, Muji Martopo yang menandai mulainya turnamen tenis Kajari Banjar Cup ini.
I Gusti Nyoman Yudiana mengatakan Pemkab Banjar mendukung penuh event-event kejuaraan seperti yang diselenggarakan Kejaksaan Negeri Banjar karena punya nilai strategis untuk mencari bibit atlit petenis yang handal dan berbakat serta meningkatkan prestasi olahraga tenis lapangan di Kabupaten Banjar.

”Tujuan dari penyelenggaraan pertandingan setiap cabang olahraga antara lain untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan serta menjalin silaturahmi antar pencinta olahraga tennis lapangan, agar bisa menggali potensi atlet-atlet professional khususnya atlit-atlit muda Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Penjabat Sekda Banjar ini memberikan apresiasi atas perhatian besar Kejaksaan Negeri Banjar terhadap perkembangan olahraga tenis lapangan di Kabupaten Banjar dan inisiatifnya menyelenggarakan kegiatan kejuaraan tenis se-Kalselteng.
Sementara Muji Martopo menjelaskan kejuaraan tennis dalam rangka hari bhakti adhyaksa digelar sebagai sumbangsih untuk masyarakat dan komunitas tenis Kabupaten Banjar.

“Mudah-mudahan kegiatan ini membantu pembinaan kelompok usia 12 tahun dan dapat menemukan bibit-bibit atlit tenis di Kabupaten Banjar yang berbakat. Bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga dan Dinas Pendidikan, kita akan dapat menjaring atlit-atlit yang berprestasi, sehingga stok atlit di Kabupaten Banjar akan terus muncul,” katanya.
Muji Martopo juga meminta agar fasilitas lapangan tenis yang sudah ada dapat dikembangkan lagi.
“Fasilitas yang ada sudah bagus karena mempunyai empat lapangan dan masih dapat diperbaiki lagi. Sehingga dengan fasilitas prasarana yang memadai akan mampu menunjang munculnya atlit-atlit yang berprestasi,” tambahnya.