Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Resmikan Kampung Keluarga Berkualitas, Kepala BKKBN RI Optimis Dengan SDM di Kabupaten Kotabaru Akan berkembang Dengan Baik
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Resmikan Kampung Keluarga Berkualitas, Kepala BKKBN RI Optimis Dengan SDM di Kabupaten Kotabaru Akan berkembang Dengan Baik

Daeng Paleppi Orogen
Daeng Paleppi Orogen 17 Mei 2023, 22.29
Share
IMG 20230517 WA0053
Kepala BKKBN RI Dr. Hasto Wardoyo didampingi Bupati Kotabaru saat membuka Kampung Keluarga Berkualitas. (foto. Kominfo)
SHARE

TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana ( DPPPPPAKB ) Kotabaru melaksanakan kegiatan peresmian Desa Kampung Keluarga Berkualitas se-Kabupaten Kotabaru tahun 2023 dan Launching Dashat, hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya percepatan penurunan angka prevalensi Stunting. Kegiatan ini berlangsung di Aula Wisata Hutan Meranti, Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulau Laut Utara, Rabu (17/05/23).

Usai membuka peresmian, Kepala BKKBN RI Dr. Hasto Wardoyo mengungkapkan, optimis dengan SDM di Kabupaten Kotabaru akan berkembang dengan baik, apalagi adanya gerakan Dashat.

“Optimis SDM di Kabupaten Kotabaru akan berkembang dengan baik, apa lagi adanya perusahan-perusahan , dan adanya gerakan Dashat ( dapur sehat atasi stunting ) akan ada dalam kampung keluarga berkualitas. Apalagi selama saya keliling berkunjung Kabupaten kotabaru merupakan Kota yang terindah sepulau kalimantan, ungkap Kepala BKKBN RI.

Baca juga :

Sambut HUT Kemerdekaan ke-80 RI, Menkomdigi: Koneksi Digital Satukan Bangsa

Desa Sekata Baru Jadi Lokus Peningkatan Kualitas Keluarga di Batola

Penilaian Kualitas Keluarga Daerah di Desa Pulau Sewangi

Selain itu, Kepala BKKBN RI juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Kotabaru sebagai pelopor untuk Pencanangan Kampung KB, dan Kabupaten Kotabaru merupakan Kabupaten pertama dalam peresmian Desa Kampung Keluarga Berkualitas.

Sementara itu, Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar mengajak seluruh stakeholder berkolaborasi dalam upaya penurunan Stunting di Kabupaten Kotabaru.

IMG 20230517 WA0057
Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar mengajak seluruh stakeholder berkolaborasi dalam upaya penurunan Stunting di Kabupaten Kotabaru. (foto. Kominfo)

“Saya mengajak seluruh Stakeholder untuk dapat terus meningkatkan koordinasi dan memperkuat kolaborasi, agar program Kampung Keluarga Berkualitas dan Dashat dapat berjalan dengan baik. Sehingga target penurunan angka Stunting Nasional sebesar 14 % dan di Kabupaten Kotabaru sebesar 13,24 % pada tahun 2023 dapat terwujud sesuai dengan harapan kita bersama,” harap Bupati Kotabaru.

Sedangkan dalam laporan Kepala DPPPAPPKB Kotabaru Sri Sulistiyani mengatakan, adapun program yang dilaksanakan dalam percepatan penurunan Stunting dari berbagai lintas sektor dan memberikan edukasi kepada para remaja maupun ibu hamil.

“Dalam rangka meningkatkan kualitas keluarga dan SDM terkait untuk percepatan penurunan angka stunting ada program SALTING (Sedekah Lawan Stunting ) dan setiap Jumat untuk setiap SKPD agar melaksanakan SALTING,” ungkap Kepala DPPPAPPKB.

Dan perlu diketahui, Dashat merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga beresiko Stunting yang memiliki calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, Baduta/Balita Stunting terutama dari keluarga kurang mampu dengan memanfaatkan sumberdaya lokal yang dapat dipadukan dengan kontribusi dari mitra lain.

Peresmian Desa Kampung Keluarga Berkualitas dan Dashat ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala BKKBN RI bersama Bupati Kotabaru yang dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan dari BKKBN Provisi Kalimantan Selatan kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru sebagai Kabupaten Keluarga Berkualitas di Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kotabaru menyerahkan Plakat kepada BKKBN RI. Dan secara simbolis menyerahkan antropometri kit dari Dinas Kesehatan kepada kader Posyandu Babaraan Desa Gunung Sari, penyerahan portabel dari Dinas Kesehatan kepada Puskesmas Dirgahayu, dan penyerahan paket nutri kehamilan kepada 3 orang ibu hamil yang diberikan PT. Arutmin, bantuan tangki septik individual kepada keluarga beresiko stunting dengan bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, bantuan sosial melalui program keluarga harapan dari Dinas Sosial kepada keluarga dan anak-anak beresiko stunting. Dan penyerahan rehab rumah tidak layak huni dari Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman Pertanahan sebanyak 14 unit yang diserahkan secara simbolis 2 unit.

Sebelumnya dilaksanakan Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Penurunan Stunting (TPPS) di Kabupaten Kotabaru, yang juga dihadiri Kepala BKKBN RI Dr. Hasto Wardoyo, SP.Og guna menyampaikan strategi dalam menurunkan angka Stunting, yang berlangsung di Operation Room Setda Kotabaru, pagi.

Seperti yang diketahui, penurunan Stunting sudah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting yang holistik, integratif dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi dan sinkronisasi di antara pemangku kepentingan.

Dan dalam sambutan tertulis Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar selaku Pengarah Tim Pencengahan dan Percepatan Penurunan Stunting ( TPPS ) Kabupaten Kotabaru yang dibacakan Asisten I Minggu Basuki mengungkapkan, Kabupaten Kotabaru masih memiliki pekerjaan rumah yang besar untuk menurunkan angka pravelensi Stunting, dimana berdasarkan SSGI tahun 2021 prevalensi masih sebesar 21,8% dan masih memiliki target penurunan pada tahun 2024 nanti sebesar 13,24%.

Selain itu, sebagai aksi nyata dari rapat koordinasi tim percepatan penurunan angka Stunting diantaranya memberikan makanan tambahan, perbaikan sanitasi air bersih.

“Penurunan pada desa lokasi dari 41 desa di tahun 2021 menurun menjadi 31 desa pada tahun 2022 dan saat ini menjadi 24 desa, pada tahun 2023 dari 198 desa dan 4 kelurahan SeKabupaten Kotabaru. Pemberian makanan tambahan serta melalui dapur sehat atasi stunting dengan kegiatan di kampung KB (Keluarga Berkualitas) yang saat ini terdapat 43 kampung KB di Kabupaten Kotabaru.

Dan telah dikukuhkannya Bapak/Bunda Asuh Anak ( BAAS ), serta adanya bantuan dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Kotabaru melalui dana CSR, serta adanya penyuluhan dan edukasi kepada remaja dan ibu hamil,” ungkap Asisten I.

Serta berharap dengan semua kegiatan dan program dapat berjalan dalam penurunan angka Stunting di Kotabaru.

“Berbagai program dan kegiatan yang dijalankan di Kabupaten Kotabaru dalam rangka penurunan Stunting, saya harap dapat dilaksanakan secara sinergis melalui pengaktifan peran Pemerintah, Perguruan Tinggi, Swasta, Masyarakat dan Media. Serta berharap dapat terciptanya keakuratan dan keterpaduan data dalam sistem pelaporan apapun, sehingga tidak ada kekeliruan dalam analisis data dan permasalahan sebagai dasar perencanaan intervensi,” harap Asisten I.

IMG 20230517 WA0058
Kepala BKKBN RI juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Kotabaru sebagai pelopor untuk Pencanangan Kampung KB, dan Kabupaten Kotabaru merupakan Kabupaten pertama dalam peresmian Desa Kampung Keluarga Berkualitas. (foto. Kominfo)

Kunjungan Kepala BKKBN RI Dr. (Hc ). Dr. Hasto Wardoyo, SP.Og (K) ke Kabupaten Kotabaru guna menyampaikan strategi yang dilakukan pemerintah untuk mencegah dan menurunkan angka Stunting, dalam rangka mewujudkan Generasi Emas tahun 2045.

“Dengan memanfaatkan SDM yang ada, dan optimis angka Stunting di Kabupaten Kotabaru akan turun seperti yang terjadi di daerah-daerah lain, dengan strategi mencegah lahirnya Stunting baru caranya dengan yang akan menikah harus aman dan diberikan edukasi, dan ada 4 hal sumber dana yang bisa dipakai yaitu, Dana Desa, DKK Dinas Kesehatan, PKH, Program dari Kementrian Sosial, dan Gotong Royong Bapam/Bunda Asuh,” ucap Kepala BKKBN RI.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260722 165547
Lisa Halaby Buka Piala Banjarbaru Emas 2026 U13 dan U15, Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
22 Juli 2026, 22.45
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19

You Might Also Like

Sambut HUT Kemerdekaan ke-80 RI, Menkomdigi: Koneksi Digital Satukan Bangsa

Desa Sekata Baru Jadi Lokus Peningkatan Kualitas Keluarga di Batola

Penilaian Kualitas Keluarga Daerah di Desa Pulau Sewangi

Paman Birin Ajak TP PKK se-Kalsel Gencarkan Percepatan Penurunan Stunting

Polres Kotabaru Mendirikan Posko Kampung Bebas Narkoba untuk Perangi Peredaran Narkoba

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?