TERAS7.COM – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Sumatera, khususnya Aceh, PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) mengirimkan 24 personel gabungan untuk membantu percepatan pemulihan sistem kelistrikan pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Pengiriman tim ini menunjukkan komitmen PLN untuk selalu hadir di garda terdepan ketika masyarakat membutuhkan layanan listrik yang andal.
Pelepasan tim relawan kelistrikan berlangsung pada Jumat (06/12/2024) lalu di Banjarbaru, dipimpin langsung oleh jajaran Senior Manager PLN UID Kalselteng dan Manager PLN Nusa Daya.
Senior Manager Distribusi PLN UID Kalselteng, Roberth Rumsaur, menegaskan bahwa misi yang dijalankan para personel bukanlah tugas ringan.
Kondisi di lapangan menuntut kecepatan, ketelitian, serta koordinasi solid agar proses pemulihan bisa berjalan efektif.
“Selalu utamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Tidak ada yang lebih berharga dari nyawa. Pastikan seluruh prosedur dipatuhi, peralatan digunakan sesuai standar, dan komunikasi antar tim tetap terjaga,” pesan Roberth saat melepas keberangkatan tim.
Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel yang bersedia menjadi relawan kelistrikan mewakili PLN UID Kalselteng.
Menurutnya, kehadiran mereka bukan hanya sebagai tenaga teknis, tetapi juga simbol solidaritas dalam membantu sesama.
“Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya. Kehadiran kalian akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Aceh yang membutuhkan listrik untuk kembali bangkit. Profesionalisme dan semangat gotong royong menjadi kunci dalam menjalankan tugas penting ini,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menyampaikan kebanggaannya atas kesiapan personel yang harus terbang jauh untuk memperkuat layanan kelistrikan bagi warga Aceh.
“Ini adalah momen yang membanggakan. Jiwa sosial insan PLN tidak dibatasi wilayah maupun pulau. Kapan pun masyarakat membutuhkan bantuan pemulihan kelistrikan, personel kami akan selalu siap,” kata Iwan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik serta kekompakan tim selama masa penugasan, termasuk memastikan pelaporan pekerjaan dilakukan secara rutin.
Dengan diberangkatkannya 24 personel ini, PLN berharap proses pemulihan kelistrikan di Aceh dapat berlangsung lebih cepat sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Inisiatif ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen PLN UID Kalselteng dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjaga keandalan listrik sebagai kebutuhan dasar di seluruh Indonesia.