Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Surplus Beras Lokal Kecamatan Kaubun, DKP Kutim Serahkan Secara Simbolis ke Pemkab Kutim
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Surplus Beras Lokal Kecamatan Kaubun, DKP Kutim Serahkan Secara Simbolis ke Pemkab Kutim

Nur Muhabibudin
Nur Muhabibudin 27 April 2021, 22.23
Share
FB IMG 1619532527481
SHARE

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Kutai Timur mengadakan kegiatan penyerahan secara simbolis beras produksi petani Kecamatan Kaubun kepada ASN di Lingkup Pemkab Kutai Timur. Selasa (27/4/2021). Bertempat di Ruang Meranti Setkab Kutai Timur.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman didampingi Wabup Kasmidi dan Kepala DKP Kutim Sumarjana menyerahkan secara simbolis beras lokal Kaubun.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dalam sambutanya mengajak seluruh ASN Pemkab Kutim mengkonsumsi beras dari Kecamatan Kaubun yang baru saja surplus produksi.

“Pemerintah wajib mendukung produktivitas petani. Ini beras lokal namun punya kualitas baik yang tidak kalah dengan produk beras lainnya. Ke depan kita akan siapkan regulasinya untuk pemasaran beras dan untuk sementara kita imbauan dulu,” terangnya.

Ardiansyah menambahkan beras lokal Kaubun harus dikawal oleh Pemkab Kutim pasalnya contoh saja jika diambil alih Bulog atau dilempar ke pasaran pastinya akan jauh berbeda terkait kebijakan.

Baca juga :

406 ASN Pemkab Kutim Terima Satyalancana Karya Satya Oleh Presiden RI

Pemkab Kutim dan BPJS Kesehatan Evaluasi Program JKN KIS Bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Kutai Timur

Sempurnakan Dokumen KLHS RPJMD Pemkab Kutim Menggelar Rapat Konsultasi Publik II

“Untuk itu Pemkab Kutim melalui DKP Kutim bisa meyakini petani lokal untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. Golnya menjadikan petani di daerah dapat sejahtera. Saya juga akan buat surat imbauan untuk membeli beras lokal ini ke pihak perusahaan swasta, TNI, Polri, TK2D hingga seluruh masyarakat Kutim,” bebernya.

Sementara itu, Kepala DKP Kutim Sumarjana mengatakan ada surplus produksi sebanyak 290 ton beras dihasilkan dua desa di Kecamatan Kaubun yakni Desa Cipta Graha dan Desa Bumi Rapak pada musim panen Maret lalu. Kualitas yang dihasilkan petani beras di Kaubun bagus, sebab proses penanaman hingga panen sudah menggunakan alat modern ditunjang kegiatan pertanian dan peningkatan kualitas hasil tani juga sudah dimaksimalkan di Kaubun seperti sistem irigasi dan alat-alat pengolahan produk tani.

“Jadi kualitas beras mereka bagus. Tingkat pecah berasnya itu sedikit,” urainya.

DKP juga bekerja sama dengan kelompok tani di Kaubun dan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) dalam penelitian rasa beras lokal tersebut. Setelah melalui uji rasa, beras dari Kaubun dinyatakan lolos dan tak kalah saing dengan beras kualitas medium impor. Harganya cukup murah hanya Rp 10.000 per kilogram.

Dengan berbagai keunggulan beras dari petani lokal ini, pemerintah Kutim berupaya meringankan kendala pemasaran beras Kaubun melalui imbauan pembelian beras lokal kepada ASN. Hingga hari terakhir pendataan dan pemesanan ke depan sudah tercatat ada 23 OPD yang melakukan pembelian dengan total 20 ton beras dengan nilai transaksi mencapai Rp 181 juta.

Ia pun berharap pembelian beras lokal ini dapat menjadi program yang terus berkelanjutan, bahkan menjadi beras pilihan masyarakat Kutim.

“Jika dari perjalanannya Kutim mampu mencukupi kebutuhan pangan di daerah sendiri, tentunya ketahanaan pangan dan kesejahteraan petani lokal bisa meningkat,” tegasnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260722 165547
Lisa Halaby Buka Piala Banjarbaru Emas 2026 U13 dan U15, Perkuat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini
22 Juli 2026, 22.45
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19

You Might Also Like

406 ASN Pemkab Kutim Terima Satyalancana Karya Satya Oleh Presiden RI

Pemkab Kutim dan BPJS Kesehatan Evaluasi Program JKN KIS Bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Kutai Timur

Sempurnakan Dokumen KLHS RPJMD Pemkab Kutim Menggelar Rapat Konsultasi Publik II

Pemkab Kutim Kembali Raih WTP dari BPK RI

Sekretaris Disdukcapil Berpulang Kena Serangan Jantung Setelah Bermain Bulu Tangkis

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?