Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Tak Ada Bantuan Pemkab Banjar, Para Mahasiswa Pakai Dana Pribadi Rawat Asrama Puteri Bumi Barakat
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Tak Ada Bantuan Pemkab Banjar, Para Mahasiswa Pakai Dana Pribadi Rawat Asrama Puteri Bumi Barakat

Rizki Saputera
Rizki Saputera 24 Juni 2019, 15.41
Share
DCIM1135 scaled
SHARE

TERAS7.COM – Menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi pada dasarnya tidak mudah, selain biaya yang bisa dikatakan cukup besar, tinggal jauh dari orang tua pun harus dilakoni para mahasiswa.

Hal ini terjadi karena tidak semua daerah memiliki Perguruan Tinggi, kalau pun ada biasanya lebih banyak di ibukota provinsi, hal ini membuat mahasiswa harus rela hidup sendiri di perantauan.

Tak semua mahasiswa yang menuntut ilmu itu memiliki kemampuan finansial, cukup banyak diantara mereka yang hanya memiliki biaya seadanya untuk menyambung hidup.

Banyak dari mereka tidak mampu untuk tinggal di tempat kos tersendiri dengan fasilitas yang memadai, sehingga harus tinggal di asrama mahasiswa milik Pemerintah Daerah untuk meringankan biaya hidup mereka.

DCIM1117 1
Asrama ini juga menjadi Sekretariat FKMKB

Di Kota Banjarmasin yang memiliki cukup banyak Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, ada banyak asrama mahasiswa yang menjadi aset pemerintah daerah tempat asal mahasiswa tersebut, tak terkecuali Kabupaten Banjar.

Baca juga :

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Di Kota Seribu Sungai ini, Pemkab Banjar tercatat memiliki satu unit Asrama Mahasiswa yang digunakan sebagai asrama bagi para mahasiswi, sedangkan bagi para mahasiswa ditempatkan di Asrama Mahasiswa yang sampai sekarang statusnya sewa.

Asrama Mahasiswa yang menjadi aset Pemkab Banjar ini bernama Asrama Puteri Bumi Barakat Kabupaten Banjar, terletak di Jalan Bawang Putih No. 52 RT. 31 Kelurahan Kuripan, Banjarmasin Timur, tak jauh dari Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin.

DCIM1120
Beberapa bagian plafon di asrama mahasiswa ini mulai rusak

Teras7.com berkesempatan untuk berkunjung ke asrama tersebut pada Minggu (23/6) didampingi oleh Ketua Umum Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Banjar (FKMKB), Mahrani Ahmad.

Bangunan asrama tersebut merupakan rumah yang berdiri diatas lahan tanah rawa-rawa berukuran panjang kurang lebih 15 meter dan lebar kurang lebih 20 meter.

Kondisi bangunan sendiri secara umum cukup terawat, tapi ada beberapa bagian yang rusak seperti beberapa bagian plafon, pintu kamar mandi dan kedudukan lampu listrik yang tidak bisa lagi berfungsi serta satu pintu rumah yang tidak bisa dibuka.

DCIM1123
Penyangga bagian tangga menuju lantai atas pun sudah mengalami kerusakan

Bahkan pada bagian tangga menuju lantai atas ada bagian kayu penyangganya yang patah, membuat para penghuninya harus berhati-hati menginjakkan kaki saat menuju lantai atas.

Sementara di bagian dapur, lantainya yang terbuat dari kayu cukup rendah dan tersusun renggang serta mulai rapuh pun membuat penghuni asrama cemas, mereka takut ada hewan buas seperti ular yang naik ke lantai dapur, juga seringnya banjir dibagian dapur tersebut ketika terjadi hujan deras.

Ketua Asrama, Laila Hasanah yang sudah tinggal di asrama tersebut selama 1 tahun mengatakan ada sekitar 20 orang mahasiswi yang tinggal di asrama tersebut.

DCIM1134
Ketua Asrama, Laila Hasanah

“Rata-rata yang tinggal disini merupakan mahasiswi yang ekonominya menengah ke bawah. Jadi untuk fasilitas rumah kami tidak bayar lagi, cuma fasilitas air leding dan listrik saya yang bayar bersama-sama. Kalau ada yang tidak bisa bayar kami tidak paksakan bayar,” katanya.

Laila menambahkan tinggal di asrama ini cukup nyaman, tetapi jika terjadi kerusakan mereka tak mampu untuk memperbaiki kerusakan tersebut karena keterbatasan dana.

“Seperti kerusakan pintu rumah yang tak bisa dibuka, jadi kami cuma bisa menggunakan pintu samping saja. Karena tak ada dana, jadi kami pernah mengajukan proposal ke pemerintah, tapi kurang ada tanggapan dari mereka. Pernah juga ada kunjungan dari salah satu dinas, tapi cuma datang saja, tak ada tindakan. Jadi kami berharap ada perhatian dari pemerintah,” ujarnya.

DCIM1130
Ketua Umum FKMKB, Mahrani Ahmad

Tidak ada bantuan untuk renovasi asrama yang merupakan aset dari Pemkab Banjar pun dibenarkan pula oleh Ketua FKMKB, Mahrani Ahmad.

Bahkan para mahasiswi penghuni asrama dan pengurus FKMKB pun harus merogoh kocek pribadi untuk memperbaiki beberapa bagian yang mengalami kerusakan.

“Kami mencoba memperbaiki semampu kami, karena selama ini belum ada bantuan sama sekali dari Pemkab Banjar. Beberapa bagian seperti lantai sudah mulai rapuh dan sulit diinjak, bahkan bisa roboh sewaktu-waktu. Beberapa bagian atap pun mulai bocor sedikit demi sedikit. Jadi kami harap ada perhatian dari Pemkab Banjar karena ini aset milik mereka juga,” ungkap Mahrani Ahmad.

Asrama ini sendiri ujarnya merupakan rumah yang dibeli oleh Pemkab Banjar pada masa pemerintahan Bupati Banjar, Pangeran H. Khairul Saleh pada tahun 2011, yang kemudian dihibahkan untuk kepentingan mahasiswa yang sedang menuntut ilmu.

“Karena tak ada bantuan sama sekali, jadi kami sering mengumpulkan uang untuk memperbaiki sebisa kami seperti beli paku dan cat, yang sifatnya cuma perbaikan sementara. Terakhir seperti pintu rumah, kami coba perbaiki, tapi ternyata pintunya harus diganti, tapi kekurangan dana terpaksa kami tak fungsikan lagi. Selama ini kami hanya menggunakan uang pribadi kami, tak ada bantuan sama sekali dari Pemkab Banjar,” terang Mahrani Ahmad.

DCIM1139 2
Kantor BPKAD Kabupaten Banjar

Saat Teras7.com mencoba mengkonfirmasi mengenai status aset milik Pemkab Banjar dan pengelolaannya ini ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Banjar pada Senin (24/6), pejabat terkait di instansi tersebut sedang tidak berada di tempat.

“Bapak Kepala BPKAD hari ini sedang ke luar daerah mendampingi pak Sekda, sedangkan Kabid Pengelolaan Asetnya sedang mengikuti Bimtek. Coba datang lagi beberapa hari lagi,” kata petugas resepsionis BPKAD Kabupaten Banjar.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
8 Reviews 8 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Ketua DPRD Banjar Hadiri Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?