TERAS7.COM – Bertempat di Aula Bina Satria Kota Banjarbaru, Forum Guru IPS Indonesia (FOGIPSI) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS SMP Kota Banjarbaru menggelar Seminar Nasional Pembelajaran IPS Berkarakter Menghadapi Tantangan di Era Revolusi 4.0, Rabu (21/11).
Seminar Nasional yang menghadirkan narasumber dari Akademisi ULM Dr. Ersis Warmansyah Abbas M.Pd dan Ketua Umum FOGIPSI Nasional Eny Kuswati, diikuti peserta sebanyak 130 orang, terdiri dari guru-guru IPS se Kalsel dan sebagian ada dari Kalteng.
Ketua FOGIPSI Provinsi Kalimantan Selatan Aidil Abdi Rahman M.Pd yang juga sebagai Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan tujuan diadakannya seminar ini adalah untuk memotivasi serta menampung aspirasi para guru IPS untuk meningkatkan kemampuannya dalam pembelajaran IPS pada era revolusi industri 4.0.
“Dengan kegiatan ini, diharapkan pengetahuan maupun pemahaman mereka (guru-guru IPS) tentang pembelajaran IPS bisa semakin mendalam,” ucap Aidil.
Pada kesempatan itu pula, salah satu narasumber Seminar Nasional, Dr. Ersis Warmansyah Abbas M.Pd menyampaikan, memasuki era Revolusi Industri 4.0, tantangan yang akan dihadapi akan semakin berat, sehingga guru-guru harus dibekali dengan keterampilan-keterampilan Abad 21, dari cara berpikirnya, cara hidupnya, cara bekerjanya, dari cara dia sebagai manusianya sampai sebagai guru.

“Memasuki era globalisasi seperti saat ini, jangan sampai guru-guru IPS dan para pelajar tercerabut dari akar budayanya,” papar Ersis.
Lebih lanjut ia membeberkan bahwa mereka (para guru dan pelajar) harus memiliki identitas dan karakter Indonesia yang kuat.
“Identitas yang kuat pun harus kita lapisi, kalau di Banjar harus dilapisi dengan identitas Banjar. Jadi ketika kita bersaing, identitas kita jelas” ucapnya.
Salah satu peserta seminar, Trihayat Ariwibowo M. Pd yang merupakan Alumnus Magister IPS berpendapat, Seminar Nasional ini sangat bermanfaat dan memberikan pengetahuan baru mengenai pendidikan IPS Berkarakter.
“Dari seminar ini, kita mendapatkan penguatan pengetahuan serta inovasi pendidikan dan hal lainnya. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini,” pungkasnya.