Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Tingkatkan Kualitas Berbahasa Insan Media, Ini Yang Dilakukan Balai Bahasa Kalsel
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Tingkatkan Kualitas Berbahasa Insan Media, Ini Yang Dilakukan Balai Bahasa Kalsel

Rizki Saputera
Rizki Saputera 21 Juni 2019, 15.49
Share
WhatsApp Image 2019 06 21 at 23.26.37
Balai Bahasa Kalimantan Selatan adakan diskusi bersama insan media di Kabupaten Banjar
SHARE

TERAS7.COM – Balai Bahasa Kalimantan Selatan melaksanakan Diskusi Kelompok Terpumpun dengan tajuk Pemakaian Bahasa Di Media Massa pada Jumat (21/6) di Wisma Sultan Sulaiman, Martapura.

Diskusi yang diikuti Jurnalis Banjar, Humas dan Protokol Pemkab Banjar, dan Media Center Diskominfo ini dilaksanakan oleh Balai Bahasa untuk mewujudkan kebahasaan dan kesastraan yang berkarakter.

Kepala Balai Bahasa Kalimantan Selatan, Imam Budi Utomo mengatakan kegiatan ini dilaksanakan agar dapat meningkatkan mutu kebahasaan dan pemakaiannya, terutama bagi insan media dan pembacanya.

“Kemahiran berbahasa Indonesia yang baik dan benar itu penting. Apalagi bahasa Indonesia menjadi bahasa yang wajib dalam bernegara dan media massa. Cara supaya mahir kita harus cinta bahasa ini dengan bangga, setia dan mempelajari bahasa ini. Tapi keterampilan tersebut di tidak hanya berbicara saja, tapi juga dalam membaca,” ujarnya.

WhatsApp Image 2019 06 21 at 23.26.49
Diikuti oleh seluruh Insan Media di Kabupaten Banjar

Selain itu ujarnya banyak insan media yang belum menguasai kaidah-kaidah dalam berbahasa yang baik seperti penggunaan ejaan yang benar dan kata yang dapat dipahami hanya dengan sekali baca.

Baca juga :

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

“Seperti judul berita yang singkat dan padat itu tak masalah untuk kekhasan. Tapi untuk isi berita harus sesuai dengan kaidah yang berlaku. Hal ini yang kadang terabaikan karena ada perbedaan antara ragam lisan dengan tulisan. Kalai ragam lisan dapat dipahami dengan mudah karena dibantu mimik muka, intonasi dan gerak tubuh. Sedangkan dalam ragam tulis tak ada ekspresi yang bisa ditunjukkan. Jadi kita harus menulis dengan kaidah yang sesuai agar tulisan kita dapat dipahami dengan mudah oleh pembaca,” jelas Imam Budi Utomo.

Ia juga meminta pada insan media yang hadir agar dapat memberikan edukasi penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar pada pembacanya melalui media massa masing-masing, baik cetak, online maupun elektronik.

WhatsApp Image 2019 06 21 at 23.26.47
Kepala Balai Bahasa Kalimantan Selatan, Imam Budi Utomo

“Tugas utama kami adalah penyuluhan berbahasa pada masyarakat. Tapi tugas kami tak maksimal jika datang satu persatu ke setiap daerah untuk memberikan penyuluhan. Jadi kami meminta bantuan pada insan media yang hadir agar dapat memberikan edukasi pada masyarakat melalui tulisannya,” ungkapnya.

Selain membahas bahasa Indonesia, Imam Budi Utomo juga membahas mengenai konservasi bahasa daerah yang dilaksanakan oleh Balai Bahasa Kalimantan Selatan selama ini.

“Konservasi bahasa daerah ini merupakan kewenangan bersama Pemerintah Daerah. Tujuannya agar menjaga bahasa-bahasa daerah di Indonesia yang berjumlah lebih dari 600 bahasa yang beragam. Kalau tidak dijaga sekarang maka bahasa tersebut akan punah,” urainya.

Ia mengatakan ada 4 kategori status bahasa daerah oleh PBB, yaitu Aman yaitu bahasa yang masih digunakan dan diajarkan secara sistematis dan massif, terancam punah yaitu bahasa yang masih banyak dituturkan, tapi generasi mudanya enggan menggunakan bahasa tersebut.

WhatsApp Image 2019 06 21 at 23.50.34
Program prioritas Balai Bahasa Kalimantan Selatan

Dibawahnya ada bahasa nyaris punah yaitu bahasa yang penuturnya dibawah 1000 orang dan tidak dipakai oleh generasi mudanya, terakhir adalah bahasa punah karena tak ada penuturnya sama sekali.

“Bahasa-bahasa daerah seperti bahasa Jawa, Sunda, Banjar dan bahasa daerah utama di beberapa daerah masih tergolong bahasa aman karena masih dipakai secara sistematis dan massif. Ada beberapa bahasa seperti di Kalimantan Selatan yang sudah tergolong bahasa yang terancam punah dan nyaris punah. Jdi kami melakukan konservasi dengan menghali kosakata bahasa tersebut dengan mendengarkan si penutur bercerita, lalu kami catat dan buatkan kamusnya. Jadi ada peninggalan jejaknya walaupun nanti bahasa tersebut akan punah,” cerita Imam Budi Utomo.

Pelaksanaan diskusi ini sendiri diapresiasi oleh Jurnalis Banjar yang hadir, salah satunya adalah Asfi (19).

WhatsApp Image 2019 06 21 at 23.26.33
Asfi, salah satu Jurnalis Media Online

Ia mengatakan mendapat banyak pelajaran baru dari diskusi yang dilaksanakan oleh Balai Bahasa Kalimantan Selatan ini.

“Akhirnya saya mendapatkan dapat kesempatan menambah wawasan mengenai kaidah berbahasa yang baik dan benar. Sebagai insan pers tentu saja ini akan membuat kualitas tulisan yang saya buat menjadi lebih baik dari sebelumnya,” ujar Asfi.

WhatsApp Image 2019 06 21 at 23.26.33 1
Menurut Nelly kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat

Hal senada juga diungkapkan oleh Nelly (23) yang bekerja di Humas dan Protokol Pemkab Banjar.

“Menurut saya pelatihan seperti ini bagus dan bermanfaat sekali bagi pers dan humas. Karena kita sama-sama bikin berita, jadi perlu acuan yang sama agar bisa dipahami oleh pembaca atau pendengar,” kata Nelly.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
8 Reviews 8 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Ketua DPRD Banjar Hadiri Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?