TERAS7.COM – Memperingati Hari Buruh, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) menggelar aksi sosial untuk pekerja sektor informal, Minggu (04/05/2025) lalu.
Sebanyak 61 buruh angkut, juru parkir, dan pengayuh becak menerima bantuan secara simbolis di Lapangan Murjani Banjarbaru. Kegiatan bertajuk Apresiasi Buruh ini menjadi bentuk nyata kepedulian PLN terhadap para pejuang nafkah yang berjibaku setiap hari demi keluarga.
Ketua YBM PLN UID Kalselteng, Legiman, menyampaikan bahwa aksi ini bertujuan untuk meringankan beban para pekerja informal.
“Ini bentuk dukungan kami kepada para pejuang nafkah yang tetap semangat di tengah keterbatasan. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujarnya.
Dari total penerima manfaat, 51 orang merupakan buruh angkut di Pelabuhan Riam Kanan, sementara sisanya adalah juru parkir dan pengayuh becak di Banjarbaru.
Salah satu penerima bantuan, Jaelani, pengayuh becak asal Banjarbaru, mengaku sangat bersyukur.
“Alhamdulillah, sangat senang dan membantu sekali. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus ada,” ucapnya haru.
General Manager PLN UID Kalselteng, Ahmad Syauki, turut mengapresiasi perjuangan para buruh yang tak kenal lelah dalam mencari nafkah.
“Kita semua adalah pejuang untuk keluarga. Di balik kerja keras mereka, ada harapan besar dari orang-orang tercinta. Kami ingin menunjukkan bahwa PLN hadir untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa PLN tidak hanya fokus pada ketenagalistrikan, tetapi juga punya komitmen sosial.
“Para pekerja informal adalah bagian dari masyarakat yang tak boleh luput dari perhatian. Ini bukti nyata bahwa karyawan PLN peduli dan ingin berbagi,” tegasnya.
PLN berharap aksi sosial ini membawa semangat baru bagi para pekerja di Hari Buruh, serta menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam roda perekonomian masyarakat.