TERAS7.COM – Kabupaten Tapin kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Hingga akhir Juli 2026, Pemerintah Kabupaten Tapin mencatat realisasi percepatan tanam seluas 846 hektare pada lahan Optimasi Lahan (Oplah) dan Cetak Sawah Rakyat (CSR).
Capaian tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapin H. Juanda saat menghadiri Gerakan Tanam Serempak Nasional 50.000 Hektare yang dipusatkan di Desa Harapan Masa, Kecamatan Tapin Selatan, Sabtu (1/8/2026). Pada momentum itu, Tapin dipercaya menjadi daerah perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan dalam kegiatan yang digelar serentak secara nasional.
Menurut Juanda, percepatan masa tanam menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk memastikan lahan pertanian yang telah dioptimalkan segera menghasilkan produksi padi.
“Hingga 30 Juli 2026, luas tambah tanam di lokasi Optimasi Lahan tahun 2025 telah mencapai 146 hektare, sementara pada program Cetak Sawah Rakyat terealisasi 700 hektare. Totalnya mencapai 846 hektare dan akan terus kami tingkatkan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, percepatan tersebut didukung berbagai bantuan dari Kementerian Pertanian, mulai dari benih padi, sarana produksi pertanian hingga alat dan mesin pertanian yang disalurkan secara bertahap kepada kelompok tani.Menurutnya, semakin cepat lahan ditanami, semakin besar peluang meningkatkan produksi beras daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Kepercayaan pemerintah pusat yang menunjuk Tapin sebagai wakil Kalimantan Selatan pada Gerakan Tanam Serempak Nasional, lanjut Juanda, menjadi bukti kesiapan daerah dalam menjalankan program strategis sektor pertanian.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempercepat masa tanam dan mengoptimalkan seluruh potensi lahan pertanian yang ada,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Tapin juga berharap seluruh bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani sehingga berdampak pada peningkatan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani, Tapin optimistis mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.