TERAS7.COM – Virus Corona yang menular antar manusia ke manusia berasal dari China ini mulai menyebar di penjuru dunia, tak terkecuali Indonesia
Hal ini membuat pemerintah mulai memasang Thermal Scanner di seluruh pintu masuk kedatangan dari luar negeri, baik di bandara maupun pelabuhan.
Salah satunya adalah Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin, 1 unit Thermal Scanner telah dipasang oleh Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banjarmasin di terminal kedatangan sejak 3 hari yang lalu.
Untungnya, sejak dipasang pada Jumat (24/1) hingga Senin (27/1), tak ditemukan indikasi masuknya virus berbahaya ini ke Kalimantan Selatan.

Hal ini diungkapkan oleh Laili Ariyani, salah satu petugas yang menjaga Thermal Scanner di terminal kedatangan Bandara Internasional Syamsudin Noor.
“Sejak awal dipasang hingga hari ini tak ada indikasi yang mengarah pada masuknya virus Corona ke Kalsel,” ujarnya.
Laili mengatakan penumpang terindikasi terjangkit virus Corona dapat terdeteksi jika suhu tubuhnya berada diatas 38 derajat Celcius.

“Penumpang yang terindikasi tersebut akan kita tarik untuk kita wawancarai dalam rangka penyelidikan Epidemologi. Kita tanyakan apakah sebelum ke Banjarmasin ada riwayat perjalanan ke luar negeri. Kemudian apakah ada keluarga, anak atau sekitar yang sakit,” jelasnya.
Jika penumpang tersebut dari wawancara tersebut terindikasi terjangkit virus Corona akan dirujuk ke RSUD Ulin untuk dikarantina.
“Jika melalui pemeriksaan laboratorium positif, maka penderita akan diisolasi di rumah sakit dan tak boleh keluar untuk ditangani,” tambah Sanitarian Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banjarmasin ini.
Selain menyediakan Thermal Scanner, Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan Kelas II Banjarmasin dan Bandara Internasional Syamsudin Noor menyiapkan 1 unit Ambulance untuk keperluan karantina jika ada penumpang yang terindikasi terjangkit virus Corona.
Sementara petugas yang menjaga alat Thermal Scanner diberikan berbagai perlengkapan untuk melindungi diri, mulai dari masker hingga baju khusus untuk mencegah tertular virus Corona.