Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Sesalkan Irigasi Persawahan di Berangas Mampat, Bupati Kotabaru: Bagaimana Kita Bisa Bercocok Tanam
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Sesalkan Irigasi Persawahan di Berangas Mampat, Bupati Kotabaru: Bagaimana Kita Bisa Bercocok Tanam

Daeng Paleppi Orogen
Daeng Paleppi Orogen 12 Juni 2024, 19.02
Share
IMG 20240612 WA0018
SHARE

TERAS7.COM – Kelompok Tani Berkat Usaha Mandiri melaksanakan panen padi sawah pada lahan 20 hektar.

Sejauh mata memandang, hamparan padi yang sudah menguning siap panen membentang luas ketika orang nomor satu di Bumi Saijaan, Bupati Kotabaru Sayed Jafar menghadiri undangan panen padi sawah di Desa Berangas, Kecamatan Pulau Laut Timur, Selasa (11/06/2024).

Tiba menginjakkan kaki di Berangas, Bupati memilih berjalan kaki ratusan meter menuju lokasi dengan didampingi istri (Ketua TP PKK) serta rombongan struktural pemerintahan daerah, Forkopimda juga Forkopimcam.

Sepanjang jalan yang dilalui, melewati pematang sawah, alur irigasi, Kepala Daerah sempat menyoroti kurang maksimalnya fungsi irigasi karena ditumbuhi rumput liar dan berlumpur.

Diperkirakan 20 menit waktu tempuh, Bupati serta rombongan tiba di lokasi panen dengan disambut kalungan bunga dari pelajar Sekolah Dasar setempat.

Baca juga :

HubFest 2026 Tandai Dimulainya Operasional Trans Saijaan di Kotabaru

GOW Kotabaru dan Persit Kodim 1004 Bahas Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan

Legislator Kotabaru Doakan Jamaah Haji Diberi Kelancaran dan Jadi Mabrur

Bupati Kotabaru dalam sambutannya kembali mengingatkan akan pentingnya pengairan. Kata Sayed Jafar, bagaimana air bisa lancar mengairi lahan sawah jika irigasinya mampat.

“Bagaimana kita bisa bercocok tanam 2 hingga 3 kali bila irigasinya mampat. Sama dengan aliran darah kita, bagaimana mau lancar, bagaimana mau sehat bila mampat,” sesalnya sambil memperagakan.

Ini merupakan tugas untuk Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, agar kelompok tani yang ada sekarang lebih didorong untuk bercocok tanamnya lebih banyak lagi kedepannya.

“Saya berharap Berangas bisa menghasilkan padi berlimpah. Mudah-mudahan ke depan masih ada waktu, tidak ada istilah terlambat,” tandasnya.

Terpisah, menanggapi mampat nya irigasi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Saperiani kepada teras7.com menyatakan, telah memerintahkan Kabid Prasarana, Sarana dan Penyuluhan (PSP) untuk meninjau bendungan sumber aliran air ke irigasi persawahan.

“Jadi, sesuai arahan Bupati, tadi, kami langsung menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan PUPR, terutama sumber daya air,” ucapnya.

“Kemudian, apakah ini menjadi kewenangan kami? Kalau kewenangan kami, maka akan kami tindaklanjuti sesuai kemampuan kami. Tapi kalau memang itu kewenangannya di Dinas PUPR, kami juga akan bersurat nantinya agar ini bisa ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Perlu diketahui, di tahun 2024 ini Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian akan melaksanakan kegiatan peningkatan mutu intensifikasi (agrobisnis padi sawah) seluas 100 Ha yang dilaksanakan di 5 lokasi antara lain, Desa Berangas, Kecamatan Pulau Laut Timur, Desa Salino, Kecamatan Pulau Laut Tengah, Desa Sungai Hanyar, Kecamatan Kelumpang Utara dan Desa Bakau, Kecamatan Pamukan Utara.

Selanjutnya, upaya lainnya yang dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan hasil produksi padi yaitu dengan mengusulkan kuota pupuk bersubsidi ke pemerintah pusat agar bisa ditambah yang sebelumnya pupuk urea 966.882 ton menjadi 1.623.098 ton,pupuk NPK sebelumnya 932.161 ton menjadi 1.992.788 ton dan pupuk organik sebelumnya tidak ada menjadi 1.228.659 ton.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

HubFest 2026 Tandai Dimulainya Operasional Trans Saijaan di Kotabaru

GOW Kotabaru dan Persit Kodim 1004 Bahas Pentingnya Kesehatan Mental Perempuan

Legislator Kotabaru Doakan Jamaah Haji Diberi Kelancaran dan Jadi Mabrur

159 Peserta Lolos Administrasi, Seleksi Paskibraka Kotabaru 2026 Resmi Dimulai

Magnet Riset Dunia, ULM Bangun Laboratorium Mangrove 600 Hektare di Kotabaru

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?