Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Hadiri Haul ke-18 KH Abdussyukur di Kampung Melayu, Begini Pesan Bupati Banjar
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Hadiri Haul ke-18 KH Abdussyukur di Kampung Melayu, Begini Pesan Bupati Banjar

Tim Redaksi
Tim Redaksi 10 September 2024, 15.44
Share
IMG 20240910 154149
Haul ke-18 KH Abdussyukur di Kampung Melayu yang dihadiri Bupati Banjar dan Wabup Banjar. (Foto: MC Banjar)
SHARE

TERAS7.COM – Ribuan jemaah pencari berkah dari berbagai penjuru hadiri peringatan haul ke-18 KH Abdussyukur bin Badrun, di kubah almarhum di Kampung Melayu, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Senin (09/09/2024) malam.

Peringatan haul pimpinan Pondok Pesantren Darussalam ke-8 periode 1997-2007 tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, Bupati Banjar H Saidi Mansyur dan wakilnya Habib Idrus Al Habsyi, para habaib, alim ulama, serta para guru Pondok Pesantren Darussalam Martapura.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, peringatan haul yang dihadiri adalah wujud kecintaan jemaah kepada sosok ulama yang konsisten menjadi pendidik syiar islam. Hal yang baik dan positif lanjut Saidi Mansyur sudah ditanamkan oleh almarhum kepada murid-muridnya hingga sampai kepada jemaah haul dan melekat pada masyarakat baik di banua hingga luar daerah.

“Mudahan-mudahan apa yang menjadi cita-cita beliau bisa dilanjutkan oleh keluarga beliau, yang tentunya kita harapkan keberkahan, semoga kita yang hadir selalu dianugerahi rahmat oleh Allah SWT,” harapnya.

Harapan lainnya peringatan haul tersebut bisa menambah ukuwah islamiah yang dimaknai bersama akan teladan akhlak guru yang bisa diikuti dan diterapkan pada keluarga dan kehidupan bermasyarakat.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

“Semoga dihindarkan dari hal-hal negatif, seperti adu domba, bahaya narkoba, hingga aliran menyimpang. Karena sudah dibentengi oleh para guru dan tokoh agama dari dulu sampai sekarang dan tetap terpelihara dengan baik,” ujarnya. 

Atas nama pemerintah daerah ia juga sampaikan ribuan terima kasih kepada keluarga almarhum, lebih khusus kepada dewan guru Pondok Pesantren Darussalam Martapura, yang sejak dulu sampai sekarang sudah menciptakan suasana yang aman, kondusif dan berakhlakul karimah yang juga menjadi bagian misi dari pemerintah daerah.

“kita doakan untuk guru-guru kita selalu diberikan kesehatan, kekuatan, kemudahan dan ilmu beliau yang kita pegang dalam prinsip kehidupan dimudahkan Allah SWT,” doanya.

Peringatan haul diisi dengan pembacaan surat yasin, maulid diba’, tausiah agama oleh Habib Hasan Alkaf asal Surabaya Jawa Timur. Kemudian tahlil dan doa oleh KH Hasanuddin.

KH Abdussyukur dilahirkan pada malam Jumat 11 Syaban 1346 H bertepatan 8 Agustus 1928 di Desa Kampung Melayu Tengah Martapura. Beliau dikenal dengan kealiman dan sifat tawadhunya dan biasa dipanggil “ayah” oleh para santri dan masyarakat.

Diantaranya guru-guru beliau KH Anang Syarani, KH Salim Maruf, KH Husein Qodri, KH Seman Mulia yang merupakan ulama ulama besar Martapura. Juga Syekh M Yasin Al Fadani dan Syekh Ismail Al Yamani. Beliau wafat hari Sabtu 5 Rabiul Awwal 1428 H bertepatan 24 Maret 2007. Dimakamkan berdampingan dengan guru utama beliau KH Anang Syarani Arif di Kubah Kampung Melayu Tengah.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
5 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?