Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Terindikasi Bullying, Emi Lasari Minta Investigasi Penyebab Bunuh Diri Pelajar SMAN 2 Banjarbaru
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Terindikasi Bullying, Emi Lasari Minta Investigasi Penyebab Bunuh Diri Pelajar SMAN 2 Banjarbaru

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 6 Februari 2025, 19.45
Share
IMG 20241209 151644
Anggota DPRD Banjarbaru sekaligus Alumni SMAN 2 Banjarbaru, Emi Lasari. (Foto: ist)
SHARE

TERAS7.COM – Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari menyesalkan kejadian bunuh diri yang dilakukan dua orang pelajar SMA Negeri 2 Banjarbaru beberapa waktu lalu.

Sebagai alumni SMAN 2 Banjarbaru, menurut Emi, saat ini situasi di sekolah tersebut bisa dibilang tidak baik-baik saja lantaran adanya dua kejadian bunuh diri.

“Saya merasa prihatin sebagai alumni SMADA (SMAN 2 Banjarbaru) dan saya rasa saat ini SMADA sedang tidak baik-baik saja,” ujar Emi.

Terlebih kata Emi, dirinya menerima informasi jika aksi bunuh diri itu diduga akibat tindakan perundungan atau bullying yang diterima kedua pelajar tersebut.

Oleh karena itu, Emi menyayangkan kejadian tersebut, karena menurutnya sekolah sebagai tempat pendidikan seharusnya memiliki kewajiban untuk mencegah terjadinya bullying, baik secara etis, moral maupun secara hukum.

Baca juga :

Lomba Rakyat Jadi Cara Demokrat Banjarbaru Meriahkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-25 Partai

Ketua DPRD Banjar Hadiri Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

Rahmat Saleh Dorong Pemkab Banjar Genjot PAD dan Perkuat Infrastruktur di Tahun 2027

“Karena ketika para siswa berada di sekolah, sekolah bertindak sebagai “orang tua pengganti”, yang memiliki tugas untuk mendidik dan melindungi para siswa semaksimal mungkin dari segala bentuk kekerasan,” ucapnya.

Buntut kejadian bunuh diri ini, Emi meminta pihak kepolisian setempat pro aktif melakukan investigasi mendalam agar masyarakat mendapat kejelasan terkait kasus tersebut.

Jika memang nantinya terbukti disebabkan aksi perundungan, Emi meminta agar adanya tindakan hukum bagi para pihak yang bertanggung jawab atas kasus kematian dua pelajar SMADA tersebut.

Karena menurutnya, merujuk Pasal 76C UU Nomor 35 Tahun 2014 bahwa anak di lingkungan satuan pendidikan wajib mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan fisik, psikis, kejahatan seksual, dan kejahatan lainnya yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain.

Teruntuk pihak sekolah yang tidak melakukan upaya pencegahan atau perlindungan terhadap siswa dari tindakan bullying, maka kata Emi terdapat ketentuan sanksi yang diatur di dalam UU Perlindungan Anak.

“Jika hasil investigasi membuktikan bahwa ada kelalaian dari pihak sekolah dalam mencegah atau menangani kasus perundungan, maka harus ada efek jera bagi para pihak yang melakukan pembiaran dan melakukan perbuatan terindikasi bullying,” tegasnya.

Lebih lanjut, Emi meminta agar Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan segera mengambil langkah konkret dalam menangani kasus ini dengan membentuk tim investigasi.

“Saya minta Disdik Provinsi Kalsel untuk membentuk tim investigasi atas kasus ini agar segera tuntas,” pintanya.

Adapun dalam video pendek yang beredar di media sosial, diduga pelajar pria yang ditemukan tewas di embung terlihat sedang menyangkal jika dirinya tidak mencuri.

Sedangkan dari pelajar perempuan yang ditemukan gantung diri, sempat diungkapkan sang orang tua pelajar di akun media sosialnya bahwa sang anak mendapatkan perundungan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad1
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Lomba Rakyat Jadi Cara Demokrat Banjarbaru Meriahkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-25 Partai

Ketua DPRD Banjar Hadiri Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

Rahmat Saleh Dorong Pemkab Banjar Genjot PAD dan Perkuat Infrastruktur di Tahun 2027

Banggar DPRD Banjar Minta Pokir dan Anggaran SKPD Diakomodasi di APBD Perubahan 2026

Ketimbang Ducting Kabel, Emi Nilai Optimalisasi Tiang Bersama Lebih Realistis dan Potensi Hasilkan PAD

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?