Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Risol Kenangan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Risol Kenangan

Puisi
Puisi 1 Juni 2025, 20.20
Share
IMG 20250604 WA0000
Ilustrasi. (Foto : Pixabay)
SHARE

Puisi M. Amin Mustika Muda

Aku temukan risol dalam peti pendingin yang sepi, seperti cinta yang dibekukan terlalu dini. Isinya telur, beef, dan doa bismillah yang menguap dari tangan seorang perempuan yang mengajar pagi hari dan menggulung rindu jadi remah roti di malam-malam yang tak utuh. Dua varian katanya: Mayo Keju dan BBQ. Dua rasa yang tak bisa kupilih sebab hatiku selalu lapar tapi tak tahu cara mengunyah kesepian.

Ia menjualnya 4 ribu sepotong, lengkap dengan saos sambal gratis, seolah luka hidup bisa ditebus dengan cabe dan gula merah. Katanya bisa digoreng, atau diserahkan pada Air Fryer, atau dibekukan dulu. Seperti hubungan kita yang sejak awal memang tidak ditakdirkan untuk dimakan panas-panas.

Lembut, ganal, nyaman, tulisnya. Aku kira ia sedang menjelaskan bukan risol, tapi tubuh yang ingin dipeluk dalam subuh yang tak sempat menyebut nama.

Ada yang jual risol, tapi yang kutelan adalah rindu. Ada yang tawarkan makanan, tapi yang kupesan adalah malam yang tak berkesudahan. Dan aku tahu, bahkan dengan lima risol dan dua sachet saos sambal, takkan bisa kuhapus rasa asin yang sejak lama menetap di ujung lidahku.

Baca juga :

Luka yang Diberi Irama

Hati

Memotret Ingatan

2025

ganal = besar


M. AMIN MUSTIKA MUDA, Gemar membaca dan menulis fiksi serta puisi. Bermukim di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan. Beberapa karyanya pernah dimuat di media massa dan buku antologi. Menerbitkan buku puisi: Layang-layang Raksasa Sangkut di Atas Pohon Durian (Tahura Media 2016).

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
1 1
Gercep! Wali Kota Lisa Perintahkan Dinas Segera Perbaiki Lantai Pasar Bauntung: Jangan Nunggu Sepi
5 September 2026, 11.26
IMG 20260903 110832
Pedagang Keluhkan Pasar Bauntung Becek, Lantai Dibongkar Hampir Dua Bulan Belum Diperbaiki
5 September 2026, 11.04
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23

You Might Also Like

Luka yang Diberi Irama

Hati

Memotret Ingatan

Suatu Ketika di Poliklinik THT

Perahu Tua

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?