TERAS7.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi inovasi “Belanja Cil”—sebuah gerakan mendorong keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung pelaku UMKM lokal.
Program yang digagas Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) ini bertujuan membangun budaya belanja yang berpihak pada pelaku usaha mikro dan kecil di daerah sendiri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Balangan, Herlina, mengatakan bahwa inovasi tersebut menjadi langkah strategis memperkuat ekonomi lokal.
“Dengan adanya program ini, kami ingin menciptakan budaya belanja yang berpihak pada pelaku usaha lokal, sehingga ekonomi daerah dapat tumbuh secara berkelanjutan,” ujarnya saat kegiatan di Pasar Paringin, Selasa (27/5/2025).
Herlina juga mengajak ASN maupun masyarakat umum untuk mulai rutin berbelanja di pasar tradisional. Menurutnya, program ini akan efektif jika dikolaborasikan dengan perbaikan fasilitas dan pengelolaan pasar.
“Pasar adalah milik kita bersama. Harus ada koordinasi dan kolaborasi dengan dinas lain agar bisa menciptakan pasar yang nyaman dan layak anak,” tegasnya.
Senada dengan itu, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperindag Balangan, Syahrida Elyani, menyampaikan bahwa “Belanja Cil” menjadi salah satu upaya nyata untuk kembali menghidupkan pasar-pasar lokal.
“Inovasi ini adalah bentuk implementasi nyata kami. Harapannya, ASN maupun masyarakat kembali meramaikan pasar seperti Pasar Paringin dan lainnya,” ujarnya.
Sebagai informasi, program “Belanja Cil” mengajak ASN Balangan untuk berbelanja di pasar lokal sedikitnya sekali sebulan dengan nilai belanja minimal Rp250 ribu. Diharapkan, gerakan ini menjadi stimulus positif bagi perputaran ekonomi UMKM di Balangan.